Surat Suara Datang Tapi Masih Kurang


KEPANJEN - Kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menghadapi pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang memang tak diragukan. Itu terbukti,  seluruh kebutuhan logistik telah disiapkan. Tak terkecuali surat suara, sudah tercetak.
“Pekan lalu surat suara untuk Pilpres maupun Pileg sudah dicetak, tapi masih ada kekurangan,” kata Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko.  “Jumlah DPT untuk Kabupaten Malang total 1.996.857,” ungkapnya.
“Kesediaan surat suara sejumlah itu, ditambah dua persen sebagai cadangan,” tegas dia. Santoko juga mengatakan, untuk kekurangan surat suara, pihaknya akan segera melakukan proses pengadaan tahapan kedua.
“Sekarang masih proses untuk pengadaan surat suara tahap dua, untuk mengatasi kekurangan surat,” tambahnya. Santoko menyebutkan  tahap pertama surat suara dicetak pekan lalu. Selama naik cetak, surat suara diawasi secara ketat.
Tak hanya oleh Komisioner KPU, tapi juga pengawasan juga dilakukan oleh Bawaslu, dan kepolisian.  “Setiap tahapan cetak, kami mengawasi secara detail, baik itu warna, kolom tak luput dari pengawasan kami,” ucapnya.
Dia mengatakan, pengawasan ketat dilakukan selain mengantisipasi terjadinya kecurangan juga  sekaligus untuk menghasilkan cetakan yang bagus atau hasil yang sempurna. Setelah dicetak, seluruh surat suara dimasukkan ke mobil box.
Selanjutnya dibawa ke gudang logistik KPU Kabupaten Malang di Desa Karangpandan, Pakisaji. Seperti saat proses cetak,  saat surat suara dibawa ke gudang logistik KPU juga dikawal secara ketat.
Santoko juga menjelaskan, tak hanya surat suara yang masih kurang, sampul dan formulir untuk keperluan pelaksanaan pemilu juga kurang. Dan kekurangan itu akan diselesaikan sebelum bulan Maret. (ira/mar)

Berita Terkait