Rayakan HUT ke-38, Perumda Tirta Kanjuruhan Gratiskan 7.645 Pelanggan


MALANG –  Kabar gembira bagi warga tidak mampu di wilayah Kabupaten Malang, yang menjadi pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan. Pada tahun 2020 nanti, Perusahaan ini akan menggratiskan biaya rekening untuk pelanggan tidak mampu.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H Syamsul Hadi, S.Sos, MM mengatakan, ada 7645 pelanggan yang masuk dalam program ini. ”Warga tidak mampu tahun 2020 nanti tidak perlu lagi membayar biaya rekening air alias gratis,’’ ungkapnya.
Ditemui disela-sela kegiatan Tasyakuran HUT ke-38 Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul mengatakan, program gratis biaya retribusi untuk keluarga tidak mampu ini merupakan program yang diusung perusahaan untuk pengentasan kemiskinan. Mereka yang masuk dalam kategori program rekening gratis, adalah pelanggan A.1, dan memiliki kartu Gakin yang masih berlaku.
”Ini sebagai komitmen kami sebagai perusahaan daerah tetap peduli dengan warga tidak mampu,’’ ungkap pria 56 tahun ini.
Kendati memberikan bebas biaya retribusi air untuk keluarga tidak mampu, bukan berarti pendapatan perusahaannya menurun. Sebaliknya, Syamsul mengatakan tahun 2020 mendatang, target pendapatan Perumda Tirta Kanjuruhan akan meningkat signifikan.
Dijelaskan Syamsul, untuk meningkatkan pendapatan, pihaknya akan melakukan beragam cara. Diantarannya, meminimalisir tingkat kebocoran air, serta meningkatkan jumlah pelanggan.
”Tahun 2018 lalu pendapatan kami berhasil membukukan pendapatan Rp 93.6 M. Tahun ini target kami Rp 98.6 M. Begitu juga tahun 2020 mendatang, dengan program serta inovasi, kami yakin pendapatan kami naik,’’ tambahnya.
Bukan itu saja, lanjut Syamsul, jika saat ini pihaknya sedang berupaya meningkatkan jumlah pelanggan. Target tahun 2019, ada tambahan 6000 Sambungan Rumah (SR) baru. Pria asli Malang ini yakin jika target itu terpenuhi. ”Tahun lalu jumlah pelanggan kami adalah 120.786 SR. Target kami tahun ini jumlah pelanggan 126.786 SR,’’ tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perpamsi Jatim ini.
Pelayanan terbaik tak hanya diberikan kepada masyarakat. Tapi Syamsul sangat memperhatikan para pegawainya. Salah satu bentuk perhatian yang diberikan adalah meningkatkan gaji pegawai. Dijelaskan Syamsul, rata-rata gaji pegawai naik Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu. Dia mengatakan, kenaikan gaji pegawai ini dibarapkan memberikan dampak positif, terutama dalam hal kinerja. ”Harapannya pegawai lebih tekun bekerja. Dan terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,’’ ungkap pria kelahiran 12 Mei ini.
Kenaikan gaji para pegawai ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2019 lalu. ”Peningkatan gaji pokok senilai Rp 4.7 M untuk seluruh karyawan, sudah direalisasikan sejak Januari 2019 lalu,’’ ungkapnya.
Karenanya, pihaknya terus menguatkan komitmen untuk menjadi perusahaan daerah dengan pelayanan terbaik. Tidak hanya untuk wilayah Malang Raya, tapi menjadi perusahaan terbaik se Jawa Timur. ”Ini kali pertama tasyakuran kami setelah berganti badan hukum sebagai Perumda Tirta Kanjuruhan. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Plt Bupati Malang H M Sanusi yang hadir dalam kegiatan HUT ke 38 Perumda Tirta Kanjuruhan, lebih dulu menyampaikan ucapan selamat. Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini memberikan support penuh terhadap Perumda Tirta Kanjuruhan untuk menjadi perusahaan terbaik. ”Dengan program dan inovasi-inovasi yang diterapkan, kami yakin Perumda Tirta Kanjuruhan mampu menjadi perusahaan terbaik di Jawa Timur,’’ ungkapnya dalam peringatan HUT yang diawali dengan upacara bendera, dan peluncuran logo Perumda Tirta Kanjuruhan, serta peletakan batu pertama renovasi Musala Salsabilah di lingkungan kantor Perumda Tirta Kanjuruhan. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :