Polisi RW Hingga Makota Smart Police


MALANG - Warga Kota Malang tak perlu cemas ancaman gangguan keamanan dan ketertiban. Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri punya sejumlah strategi khusus untuk memberi rasa aman kepada masyarakat. Salah satu strateginya yakni Polisi RW.
Hal ini terungkap dalam diskusi Malang Post bersama Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri di Mapolres Makota, Kamis (27/6).  Kunjungan sekaligus diskusi jelang HUT ke 73  Bhayangkara itu diikuti Direktur Malang Post sekaligus Pemred Dewi Yuhana. Hadir pula Redaktur Pelaksana Bagus Ary Wicaksono, Koordinator Liputan Vandri Battu, Sekretaris Redaksi sekaligus Redaktur KenArok, Abdul Halim dan wartawan Malang Post
Yudistira Satya WW.
Dalam suasana gayeng, Asfuri berbincang banyak soal pengalaman tugasnya, baik di tanah Papua hingga di Jakarta. Ia memaparkan beberapa terobosan yang dibikin saat menjabat Kapolres Makota. “Polisi RW, adalah polisi yang berkewajiban mengenal rukun warga. Tiap polisi di Polres Makota, menjalankan tugas polisi RW ini,” kata Asfuri.
Polisi RW lanjut dia, merupakan pengintegrasian personel polisi dengan satu wilayah RW. Mereka membangun jaringan komunikasi dengan tokoh masyarakat setingkat RT dan RW, untuk menjalankan fungsi keamanan dan ketertiban.
“Setiap polisi RW, harus mengetahui seluk beluk RW yang jadi wilayahnya. Sehingga, jaringan komunikasinya mendalam sampai RT juga,” sambung Asfuri.
Dalam meningkatkan layanannya, ia membeber tentang aplikasi Makota Smart Police. Ini merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk layanan polisi RW dan laporan pengaduan kehilangan.
E-Laphil berguna bagi masyarakat yang ingin melaporkan kehilangan tanpa perlu antre di kantor polisi. Pengguna hanya mengisi perlengkapan administrasi lewat aplikasi dan kemudian tinggal dicetak di Polres Malang Kota.
“Warga juga bisa mengetahui nomor telepon 24 jam polisi RW, sehingga bisa melapor kapanpun andai mengetahui kejadian atau peristiwa,” sambungnya. Selain dua layanan ini, pelayanan lain yang bisa ditemukan di aplikasi Makota Smart Police antara lain E-SKCK, E-Sim, SP2HP dan informasi polsek terdekat.
“Semua bisa mengunduh di Playstore Android. Hanya butuh identitas KTP saja sudah cukup,” tutupnya.
Direktur Malang Post sekaligus Pemred Dewi Yuhana mengapresiasi berbagai program tersebut. Ia berharap, sinergi antara Malang Post dengan Polres Makota terus ditingkatkan melalui berbagai kerjasama. “Kami berharap tali silaturahmi dan kedekatan bisa tetap terjaga antara Malang Post dan Polres Makota,” imbuh Hana, sapaan akrabnya.(fin/van)