Pemkab Bantu Kapal Nelayan


MALANG – Beragam upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Salah satunya dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana, berupa kapal dan alat untuk menangkap ikan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati mengatakan, bantuan sarana dan prasarana ini diberikan, sesuai dengan usulan para nelayan. ”Sebelumnya nelayan mengusulkan adanya tambahan unit kapal untuk menangkap ikan di laut.  Usulan itu kami lanjutkan ke dewan, dan akhirnya mendapat persetujuan dari dewan,’’ ungkapnya. Atik begitu dia akrab disapa mengatakan, jumlah bantuan memang tidak sebanding dengan jumlah nelayan. Namun demikian, dengan adanya bantuan ini, diharapkan nelayan semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil tangkapan.
”Rencananya, bantuan yang akan kami gulirkan tahun 2019 ini adalah tiga unit kapal, serta beberapa unit alat tangkap ikan,’’ ungkapnya. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok nelayan, dan dioperasionalkan secara bergantian.
Menurut Atik, setiap tahun, pemerintah Kabupaten Malang terus memberikan bantuan kepada nelayan. Dan bantuan itupun memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan nelayan. Terutama dalam hal jumlah tangkapan ikan. ”Ada peningkatan, tapi maaf, jumlahnya saya tidak hafal,’’ katanya.
Bantuan kepada nelayan kata Atik tak hanya dari pemerintah daerah. Dari informasi yang diperolehnya, para nelayan di Kabupaten Malang juga akan mendapatkan bantuan sarana dan prasarana dari Pemerintah Provinsi dan Pusat.
”Yang dari provinsi sudah memberikan konfirmasi, tahun ini juga akan menggulirkan bantuan berupa sarana dan prasarana. Namun demikian untuk bentuknya kami masih belum tahu,’’ tambahnya.
Sama seperti pemerintah daerah, bantuan yang digulirkan oleh pemerintah provinsi berdasarkan usulan dari para nelayan.
Lalu kapan bantuan itu akan direalisasikan? Atik mengatakan segera. Saat ini pengadaan sarana dan prasarana sedang diproses. Dia juga berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para nelayan, dan nelayan semakin bersemangat melaut.
Disinggung dengan bengkel kapal? Atik mengatakan masih belum. Saat ini pihaknya terus mengusulkan adanya bengkel kapal. Terutama di Pantai Sendang Biru. ”Bengkel kapal memang penting, namun kalau mengandalkan anggaran dari APBD jelas, kami tidak mampu. Dan kami berusaha untuk mengusulkan itu kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Harapannya tahun ini bisa terealisasi,’’ tandas mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Malang ini. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :