Ornamen Candi Jadi Kearifan Lokal Underpass Singosari


MALANG – Miniatur Candi berjajar rapi di bagian atas underpass Singosari. Properti itu sengaja dibangun untuk memberikan kesan indah di area jalan yang menghubungan Kabupaten Malang ke Kota Malang. Tidak hanya itu, miniatur candi tersebut juga dilengkapi lampu led warna-warni. Sehingga saat malam hari, pemandangan di atas underpass sangat menarik.
Direktur Teknik  PT Jasamarga Pandaan Malang, Siswantono mengatakan, jika pihaknya menambah ornamen candi di bagian atas underpass, agar jalan yang menghubungan Kabupaten Malang dan Kota Malang itu memiliki warna berbeda. 
”Pembangunan ornamen candi ini kami sengaja, agar underpass lebih indah. Ornamen candi dibangun, karena kami juga menyertakan kearifan lokal. Wilayah Malang memiliki sejarah kerajaan sangat kental,’’ ungkapnya.
Selain itu, kata Siswantono, pembangunan ornamen candi untuk memberikan rasa nyaman kepada para pengendara kendaraan yang melintas. ”Kalau biasanya melihat jalan itu hanya jalan saja, ini ada ornamen-ornamen yang berbeda. Sehingga terlihat lebih indah,’’ urainya.
Pembangunan ornamen candi yang jumlahnya puluhan itu dilakukan bersamaan dengan pemasangan beton prices di dinding underpass.  
Selain ornamen candi ada juga ornamen batu-batu yang dibangun di sela-sela bangunan candi. Keberadaannya ornamen batu semakin membuat kesan berbeda underpass Singosari, yang sudah tahap finishing. Tapi yang jelas, jalan ini sudah difungsikan sejak pertengahan bulan Juli lalu. ”Baik lajur selatan ke utara atau sebaliknya, semuanya bisa digunakan,’’ tambahnya.
Dia mengatakan, underpass merupakan fasilitas yang diberikan PT Jasamarga Pandaan Malang terkait dengan pembangunan tol Malang-Pandaan (Mapan). Jalan ini dibangun, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan saat tol Mapan dioperasionalkan.
Siswantono menambahkan, angka pengguna jalan tol mengalami penurunan. Penurunan angka itu terjadi sejak jalan bebas hambatan beroperasi, 9 Agustus 2019 lalu. ”Ada penurunan 15 hingga 30 persen,’’ katanya.
Jumlah penurunan itu sesuai dengan prediksi dari PT Jasamarga Pandaan Malang. Sebelumnya  diketahui jika pengguna jalan tol di hari biasa saat tol ini gratis mencapai 35 ribu. Sedangkan jika long weekend jumlahnya bisa mencapai 45 ribu. (ira/udi)

Berita Terkait