Lomba Panjat Pinang, Celana Anggota Polisi Melorot


MALANG - Rangkaian Peringatan HUT ke-73 Bhayangkara yang diadakan Polres Malang, Sabtu (6/7), cukup menarik. Anggota dari masing-masing satuan fungsi berlomba panjat pinang. Bukan hanya karena hadiahnya yang menarik, yakni dua ekor kambing, tetapi tingkah dari anggota saat panjat pinang.
Selain meringis menahan beban berat temannya, ada juga celana peserta yang melorot. Otomatis pantat anggota itupun terlihat, dan menjadi bahan tertawaan anggota lainnya. "Lho celananya sampai melorot," ucap salah satu perwira polisi yang disambut tertawa anggota lainnya.
Kendati harus menahan malu, namun peserta lomba tetap cuek. Bahkan, semangat lagi untuk memanjat pinang demi mendapatkan hadiah menarik.
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengatakan, pada peringatan HUT ke-73 Bhayangkara ini, semua kegiatan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan arahan Mabes Polri. Termasuk menjaga solidaritas TNI-Polri.
Ada banyak rangkaian kegiatan, diantaranya, selain panjat pinang juga bazar sembako murah untuk anggota dan masyarakat. Termasuk pengobatan gratis serta khitanan gratis. "Ada 73 anak yang mengikuti khitanan massal. Jumlah anak tersebut sesuai dengan usia Bhayangkara. Selain panjat pinang antar anggota, juga ada untuk anak-anak. Besok (hari ini, red) kami mengadakan jalan sehat bekerjasama dengan Pemkab Malang, serta Kodim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu," terang Ujung.
Dengan bertambahnya usia Polri, diharapkan profesional anggota lebih ditingkatkan. Termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan. "Selama ini, untuk menjaga profesional anggota kami berlakukan reward serta punishment. Anggota yang melanggar kami berikan sanksi. Dan yang berprestasi kami berikan reward," pungkasnya. (agp/udi)