Lomba Binter, Tim Penilai Datangi Kopi Taji Lereng Gunung Bromo


MALANG – Tim Penilai Lomba Binter TNI AD TA. 2019, tidak hanya mengunjungi Pendopo Kabupaten Malang dan Kodim 0818 Kabupaten Malang serta Kota Batu. tim penilai juga mengunjungi wisata edukasi kopi, Lereng Gunung Bromo di Desa Taji, Kecamatan Jabung. Tempat ini menjadi target kunjungan, karena dikelola oleh para petani yang dibina langsung oleh Babinsa Koramil 23 Jabung, yaitu Sertu Heri Purnomo.
Saat datang, tim penilai tidak sekadar meninjau lokasi kebun kopi. Tapi mereka juga mendengarkan paparan dari Sertu Heri Purnomo pengelola Kopi Babinsa. Sertu Heri Purnomo adalah anggota Babinsa Koramil 23 Jabung, yang sukses melakukan pembinaan terhadap para petani kopi di desa tersebut.
Wakil Tim Penilai, Lomba Binter TNI AD TA. 2019, Letkol Inf Suparno yang datang langsung di Wisata Edukasi Kopi Taji Lereng Gunung Bromo, mengatakan kedatangannya untuk melihat kondisi lapangan. Dalam lomba ini, Koramil Jabung memiliki unggulan, yaitu Babinsa yang sukses dengan pembinaan teritorial, kepada masyarakat, dalam hal pertanian kopi.
”Disini bisa dilihat langsung, bagaimana seorang Babinsa, dapat berkumpul dengan masyarakat untuk pembinaan teritorial, memberikan bimbingan, dan bersinergi untuk memajukan pertanian kopi,’’ katanya.
Suparno mengaku cukup terkesan dengan Sertu Heri Purnomo, karena melalui aksinya, para petani kopi di Desa Taji sangat bersemangat. Terbukti, yang sebelumnya di desa ini aktifitas pertanian kopi mengalami mati suri, kemudian kembali hidup dengan kedatangan Sertu Heri Purnomo sebagai petani kopi. ”Ini luar biasa. Dari ceritanya tadi, kopi di sini (Desa Taji) pernah mati suri. Dan Babinsa ternyata bisa menghidupkan kembali pertanian kopi,’’ urainya.
Suparno mengatakan, jika kopi merupakan salah satu produk unggulan di Indonesia. Bahkan, menurut data, Indonesia adalah salah satu negara dengan penghasil kopi terbaik di dunia. ”Ini tidak boleh hilang. Produksi kopi terbaik harus tetap terjaga. Melalui Babinsa, diharapkan memberikan motivasi kepada petani kopi semangat untuk menghasilkan kopi terbaik,’’ tuturnya.
Pujian lain diberikan kepada Sertu Heri Purnomo, adalah Desa Taji tidak hanya sukses dengan pertanian kopi dan kualitas kopi terbaiknya. Tapi seiring waktu tempat ini menjadi destinasi wisata. ”Ini sangat baik. Pertanian kopi disini, tidak sekadar pertanian biasa. Tapi menjadi tempat belajar dan wisata. Dia pun berharap, sinergi antara TNI dan masyarakat terus berlanjut, agar pertanian kopi semakin oke di Desa Taji, Kecamatan Jabung. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :