Juru Pengairan Melaju Tingkat Nasional

 
MALANG - Wahyudi, juru pengairan asal Desa Klampok, Singosari, melaju dalam Lomba Juru Pengairan Teladan Tingkat Nasional 2018. Tim penilai pusat melakukan kunjungan ke lapangan untuk melakukan penilaian, Jumat (10/8). 
Disamping itu, tim penilai juga melakukan ujian wawancara sekaligus presentasi kepada Wahyudi. Selama mengikuti lomba tersebut, ia didampingi Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Malang, Ir. Moch Anwar. 
Wahyudi yang merupakan petugas juru asal UPT Singosari, sebelumnya sukses melaju ke lomba tingkat nasional tersebut mewakili Jawa Timur. Sehingga, berhak mewakili Jawa Timur melaju tingkat nasional.
“Tentunya ini suatu prestasi tersendiri dari petugas juru pengairan Kabupaten Malang bisa maju dalam kompetisi tingkat nasional setelah juara tingkat Jawa Timur,” papar Anwar, sapaan akrab Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang.
Dia menjelaskan, tujuan lomba itu sendiri dimaksudkan untuk mendorong kompetensi dan memberikan apresiasi kinerja kepada petugas operator irigasi. Disamping itu, lomba ini untuk membina dan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang menangani irigasi di Indonesia.
“Sekarang tim penilai ini melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Kira-kira yang dipaparkan adalah sama dengan yang ada di lapangan. Saya yakin Wahyudi bisa mempersembahkan yang terbaik,” harapnya. 
Dia menjelaskan, tugas juru pengairan menangani bidang keirigasian di Kabupaten Malang ada di tingkat sekunder. “Betapa sulitnya kalau diserahkan dan dibebankan kepada petani karena petani ini bebannya sudah berat,” ungkap dia. 
“Apalagi sampai kemudian mengurus irigasi pengairan dan membagi air untuk keperluan petani secara adil saat musim kemarau dan musim hujan,” tegas mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang ini. 
Saat musim kemarau, jangan sampai ada sawah yang kekurangan air. Sedangkan musim hujan, jangan sampai ada sawah yang kebanjiran. Menurutnya, hal itulah yang dipresentasikan oleh Wahyudi dalam lomba tersebut.
“Maka dari itu, saya selalu peduli terhadap juru pengairan, karena tugas mereka sangat berat. Apa yang telah dilakukan oleh juru pengairan Wahyudi dan teman-teman lain tersebut, juga patut diapresiasi,” pungkasnya. (big/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :