Jabatan Kosong OPD Tersandera Kemendagri

 Ir Didik Budi Muljono, MT 
 
MALANG– Pemkab Malang mengupayakan proses pembentukan panitia seleksi untuk pengisian tiga jabatan kosong di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Yaitu, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malang.
Sayangnya, pengisian jabatan kepala di tiga OPD tersebut, tersandera status Wakil Bupati Malang, H.M Sanusi. Sekda Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, MT mengungkapkan bahwa ada prosedur serta proses birokrasi yang harus dilalui sebelum pembentukan pansel.
“Plt Bupati Malang bisa melakukan pelantikan, hanya saja harus ada lampu hijau Kemendagri,” kata Didik dikonfirmasi wartawan, kemarin. Menurut dia, restu dari Kemendagri wajib dikantongi karena status pelaksana tugas yang memiliki keterbasan kewenangan.
Sehingga, secara struktural, tiga jabatan yang ada di Pemkab Malang belum terisi secara resmi selama kurang lebih tujuh bulan. Didik menyebut bahwa pihaknya sudah mengajukan surat untuk mendapatkan restu agar pembentukan pansel tiga kepala OPD tersebut bisa dilaksanakan.
“Saat ini kami sedang mengurus proses izin ini. Pengajuan ini sudah kami lakukan sejak pekan lalu. Semoga izin pembentukan pansel segera turun dari pusat,” tambah Didik. Setelah izin dikantongi oleh Pemkab, pansel akan dibentuk dengan melibatkan beberapa pihak terkait.
Yaitu akademisi, serta Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Sementara, dari sisi lingkungan dalam Pemkab Malang, Didik belum pernah membahas secara detail terkait siapa yang mumpuni. Syaratnya mengantongi skill dan kompetensi sesuai dengan posisi yang diduduki.
“Siapapun yang menjadi pejabat di dinas terkait, wajib mempunyai kompetensi, tak hanya dari keahlian, tapi juga pengalaman dan pangkat di kedinasan,” tegasnya.  Nurman Ramdansyah, Kepala BKD Kabupaten Malang mengaku bakal dilakukan lelang terbuka. Pejabat yang memiliki eselon mencukupi, bisa mendaftar. 
“Wajib ada pansel dahulu. Kami targetkan, bulan April nanti, pansel sudah tuntas. Setelah itu, pejabat yang terseleksi akan diumumkan,” paparnya. Tak hanya jabatan tingkat eselon II, ada beberapa kekosongan di eselon IV dan III. Termasuk, di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (fin/mar)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :