Dispenduk Capil Ajukan 5000 Blanko ke Pusat


KEPANJEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Malang tak ingin berlama-lama dengan kekosongan blanko e-KTP. Rencanaya, Jumat (21/6) mendatang, pegawai Dispenduk Capil Kabupaten Malang akan ke Jakarta untuk mengambil blanko e-KTP.
"Harusnya hari ini, tapi karena masih banyak layanan yang harus  kami penuhi, maka pengambilan blanko e-KTP dilakukan Jumat (21/6) mendatang, dan Senin (24/6), blanko  e-KTP sudah tersedia," kata Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Malang, Sri Meicharini.
Dia mengatakam, saat ini mengajukan 5000 blanko ke pusat. Harapannya, semua itu dipenuhi oleh pusat. "Kalau ditanya apakah memenuhi, jelas tidak. Suket (Surat Keterangan) yang kami keluarkan saja jumlahnya sudah lebih 13 ribu, belum lagi banyak pemohon baru. Tapi jika 5000 itu di acc semuanya, minimal sudah mengurangi suket, dan pemohon e-KTP," ungkapnya.
Sejauh ini, kata Rini, begitu Sri Meicharini akrab dipanggil, meski mengalami kekosongan blanko, pihaknya tak mengurangi waktu layanan. Seluruh pemohon e-KTP yang datang tetap dilayani dengan baik dan profesional. Tapi, para pemohon e-KTP harus sabar, karena setelah melakukan perekaman e-KTP mereka hanya mendapatkan Suket.
"Suket ini sebagai pengganti e-KTP. Fungsinya sama dengan e-KTP, dapat digunakan warga untuk beragam keperluan. Termasuk mengajukan kredit di bank ataupun mengajukan SIM di Polres," tambahnya.
Tapi, karena bentuknya berupa selembar kertas, Rini mengimbau pemegang suket untuk berhati-hati, dan tetap menjaga kondisinya, hingga mendapatkan e-KTP. "e-KTP masa berlakunya seumur hidup. Sementara suket masa berlakunya enam bulan. Tapi saya yakin, sebelum enam bulan, pemohon pasti sudah mendapatkan e-KTP," tandasnya. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :