BPBD Kabupaten Pasang Tiga EWS

 

MALANG - Meningkatnya itensitas gempa bumi yang terjadi belakangan ini, membuat BPBD Kabupaten Malang melakukan langkah antisipasi sejak dini. Implementasinya yakni dengan memasang Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini gempa di tiga lokasi rawan gempa.
Tiga lokasi itu yakni Ampelgading, Ngantang dan Poncokusumo. Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono mengatakan, tidak hanya perairan selatan yang dipasang EWS. Melainkan juga dipasang di daerah memiliki kondisi geografis pegunungan seperti yang ada di tiga wilayah tersebut.
“Dampak gampa juga mengakibatkan pergerakan tanah. Sehingga, rawan terjadi tanah retak hingga tanah longsor,” ujar Bagyo. Dia melanjutkan, khusus untuk Ampelgading, telah mewakili dua kondisi geografis, yakni pengunungan dan perairan. Sehingga, sudah tepat memasang EWS di tempat itu untuk antisipasi gempa.
“Bisa juga sebagai antisipasi terjadinya tsunami, mengingat kondisi Ampelgading juga memiliki wilayah perairan,” katanya. Menurutnya, dengan menggunakan alat ini, masyarakat bisa mengetahui secara dini adanya bencana. Sehingga bisa melakukan langkah penyelamatan diri sendiri maupun keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Dia berharap, dengan dipasang alat itu, bisa meminimalisir munculnya korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa. “Dengan dipasang EWS dan sosialisasi risiko bencana kepada masyarakat, maka korban bencana alam bisa ditekan,” imbuhnya. Tapi, dia menilai pemasangan tiga alat EWS tersebut masih jauh yang diharapkan.
Mengingat wilayah Kabupaten Malang sangat luas terdiri dari 390 desa maupun kelurahan yang berada di 33 kecamatan. Namun, kata dia, keberadaan tiga EWS tersebut telah membantu satu alat EWS yang telah ada sebelumnya di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Sumawe. (big/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :