Bina Marga Tuding Proyek Tol Rusak Jalan


MALANG - Lubang di Jalan Mangliawan, Pakis akhirnya ditutup semen. Siang kemarin penutupan lubang dilakukan oleh warg lantaran kondisinya sudah semakin parah. Ini juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
“Tadi warga disini sama-sama menutup lubang. Lha sudah beberapa kali masuk media,  tapi tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,” kata Fatkhur Rozi, salah satu warga. Dia mengatakan, perbaikan lubang itu menggunakan dana swadaya.
Warga memilih menutup sendiri lubang, lantaran tak ingin ada pengendara kendaraan kecelakaan, lantaran roda kendaraannya terperosok ke dalam lubang. Sebelumnya, lubang di badan jalan, depan SDN Mangliawan 2 ini ditutup dengan pasir serta benda-benda keras.
Sementara di bagian Timur juga dipasang dua ban bekas sebagai penanda. “Begitu lubang bersih, kami langsung menambal dengan semen. Kami lakukan sebelum hujan, agar tambalan kuat,” ungkapnya.
Sementara Abdul Rohman, warga lainnya mengatakan jika saat berita jalan rusak di Jalan Mangliawan diberitakan, memang ada petugas dari UPT Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang datang untuk melihat atau melakukan cek lokasi.
Tapi kata dia, mereka tak segera melakukan perbaikan. Hingga kemarin, warga berinisiatif untuk menambal lubang dengan semen. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Ir.  Romdhoni mengatakan kerusakan jalan di Pakis, tak hanya menjadi tanggung jawabnya.
Tapi juga pelaksana proyek tol Pandaan - Malang. Alasannya, pekerjaan tol memiliki andil besar terkait kerusakan jalan. “Banyak kendaraan berap mengangkut material bangunan tol  lewat jalan utama di Pakis,” ungkap dia.
“Sebetulnya tidak hanya di Pakis, tapi juga di Lawang dan di Singosari, juga banyak jalan milik Kabupaten Malang rusak akibat tak mampu menahan beban kendaraan besar yang mengerjakan tol Pandaan - Malang,” lanjutnya.
Permintaan itupun sudah disampaikan kepada pelaksana proyek tol Pandaan - Malang. “Harapan kami, pihak pelaksana tol juga mau sharing dana untuk perbaikan jalan yang rusak itu,” tandas mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang itu. (ira/mar)

Berita Terkait