Taman Median Jalan Ki Ageng Gribik Ditambah Spot Foto

 
MALANG – Tak lama lagi taman median jalan di Jalan Ki Ageng Gribik akan terlihat cantik. Taman median jalan sepanjang 1,8 kilometer mulai dibangun. Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan, pembangunan taman median jalan  menggunakan dana APBD tahun 2018 senilai sekitar Rp 900 juta. 
“Sekarang mulai dikerjakan. Tahap awal pengerukan tanah,’’ kata Diah kepada Malang Post. Diah mengatakan, jika untuk pengerukan tanah menggunakan alat berat. Tujuannya agar cepat dan pengerjaan selesai tepat waktu. 
”Target kami akhir November pekerjaan pembangunan taman ini selesai,’’ jelasnya. Diah juga menyebutkan, pembangunan taman ini sesuai dengan mekanisme. Sebelum proses pengerjaan, lebih dulu melakukan perencanaan dengan Detail Engineering Design (DED).
Sesuai dengan konsep perencanaan, taman median jalan ini dibuat lebih cantik. Tidak hanya ditumbuhi pepohonan, tapi juga tanaman hias warna-warni. Sementara di setiap bagian ujung median jalan dibuat sedikit mengerucut dengan bagian tengahnya ditanami tanaman hias. 
”Nama taman dibuat di bagian area yang mengerucut. Sehingga baik pengendara yang melintas dari arah Lesanpuro maupun dari arah Madyopuro dapat terlihat oleh pengendara kendaraan,’’ terangnya.
Sementara di bagian tengah menurutnya, ada zebra cross di badan jalan akan diberi properti khusus. Properti itu dibuat menarik, sehingga masyarakat juga dapat memanfaatkannya sebagai spot foto. ”Ada beberapa spot foto yang  dapat dimanfaatkan warga untuk selfie ataupun groovy,’’ urai Diah.
Apakah di taman tersebut juga dilengkapi kursi taman?, dengan tegas wanita yang juga menjabat sebagai Asisiten II Setda Kota Malang ini mengatakan, tidak.  Namun demikian, agar taman tersebut tak terkesan kaku, juga ada beberapa properti pendukung  yang keren dan membuat taman akan terlihat lebih cantik.
Sementara itu, pembangunan taman dilakukan tak lain untuk menghilangkan kesan kumuh di area median jalan tersebut. Sejauh ini, Diah melihat median jalan tersebut ditumbuhi banyak tanaman liar dan kerap dijadikan tempat pembuangan material bekas bangunan oleh warga.Terlebih di sisi selatan banyak tumpukan ban. ”Pohon-pohon disitu tidak di tebang. Sedangkan dibagian bawahnya ditata agar cantik,’’ tandasnya. (ira/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :