Sutiaji Umumkan Uang Makan, Paskun Tersenyum Lebar

 
MALANG - Pasukan kuning (paskun) Kota Malang tersenyum lebar.  Kemarin Plt Wali Kota Malang Sutiaji memberi kabar gembira bahwa anggota paskun mendapat jatah uang makan sebesar Rp 20 ribu per hari. 
“Saat ini sedang diusulkan untuk dibahas dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD tahun 2018. Tunggu persetujuan dewan ya,” kata Sutiaji di depan paskun saat halal bihalal di GOR Ken Arok, Kamis (12/7). 
Spontan mereka langsung gembira. Riuh tepuk tangan membahana di GOR yang berlokasi di Kedungkandang itu. Nantinya lanjut Sutiaji, uang makan akan disiapkan selama empat bulan.
Namun demikian, Wali Kota Malang terpilih itu belum merinci waktu pencairan uang makan. Ia berharap dengan adanya uang makan tersebut, kesejahteraan paskun makin bertambah. Kinerjanya pun ikut meningkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk paskun yang berstatus Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) juga akan mendapattambahan tunjangan penghasilan. “Dulu honornya berapa? Insya Allah ada tambahan,” katanya. 
Sutiaji menyebutkan, total anggaran yang diusulkan untuk uang makan dan tunjangan penghasilan sebesar Rp 20 miliar. Dengan adanya tambahan penghasilan ini, ia meminta paskun tak lagi minder dalam melaksanakan tugas. Apalagi menurutnya, di hadapan Allah SWT semua manusia memiliki derajat yang sama. 
Khusus Paskun menurut dia, memiliki jasa yang besar. Sehingga mereka disebut sebagai pahlawan kebersihan. “Jangan merasa rendah diri, karena panjenengan semua ini merupakan pahlawan kebersihan. Perjuangan panjenengan sangat berarti di Kota Malang,” tambahnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Agoes Edy Poetranto mengatakan uang makan merupakan usulan dari Plt Wali Kota Malang Sutiaji. “Sebelumnya tidak ada. Baru tahun ini,” kata Agoes. 
Dia berharap dengan adanya tambahan penghasilan ini, paskun dan pegawai lainnya dapat meningkatkan kinerja. “Total pegawai di DLH 1.060 orang. Sedangkan untuk pasukan kuning saja jumlahnya 750-an orang. Semoga kabar ini bisa menjadi semangat para pegawai,” tandasnya.
Sementara itu, halal bihalal berlangsung gayeng. Itu karena Sutiaji yang hadir didampingi para pejabat Pemkot Malang menghibur seluruh anggota paskun dengan bernyanyi. Berada di tengah-tengah paskun, Sutiaji berdendang merdu. (ira/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :