Piyu Blak-Blakan Album Baru Padi Reborn


MALANG - Piyu blak-blakan tentang rencana besar Padi Reborn di tahun ini saat diskusi di Malang Post, Senin (11/2). Mulai dari rencana meluncurkan album baru hingga kisah Padi yang lahir kembali. Di sela diskusi santai, Piyu menyanyikan ‘Harmoni’ ala mini konser tunggal sembari mengingatkan pesan lagu tersebut.
"Sudah siap. Kita punya album baru. Tahun ini akan rilis, tinggal urusan legalnya saja," kata Piyu. Album yang bakal diluncurkan ini merupakan album perdana setelah sempat vakum selama tujuh tahun.
Ia bersyukur Padi tetap berkarya. Apalagi penggemar karya grup band yang berawal dari Surabaya itu masih setia menunggu. Begitu juga ketika diskusi di Malang Post yang berlangsung gayeng. “Nanti kalau ke Malang lagi pas formasi lengkap, kami mampir,” katanya.
Diskusi yang dimoderatori Pemred Dewi Yuhana itu diikuti Dirut Malang Post Juniarno Djoko Purwanto, Direktur Malang Post, Sudarno Seman, para manajer, redaktur dan perwakilan wartawan.
Salah satu redaktur Malang Post, Vandri Battu melontarkan pertanyaan berkaitan dengan rencana album baru Padi.  Ditanyakan Vandri, apakah album baru Padi Reborn akan memberikan hal-hal menarik seperti berkolaborasi dengan musisi lain pada beberapa album sebelumnya seperti Abadi Soesman, Bubi Chen, dan Idris Sardi.
“Apakah album baru ini juga akan memiliki aransemen khusus musisi-musisi lain seperti Idris Sardi dan apa ada aransemen dengan harfa yang sempat dulu membuat ikonik lagu Padi?” tanyanya.
Piyu menjelaskan, konsep album baru ini akan berbeda dengan sebelumnya. Karena Padi Reborn akan membawa konsep awal Padi seperti awal kemunculannya pertama kali. Mengapa seperti itu? Karena personel Padi ingin terlahir kembali.
Vakum selama tujuh tahun mengajarkan mereka banyak hal tentang hal-hal dasar dan fundamental yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bahkan Piyu mengatakan untuk membuat Padi Reborn kembali,  ia dan kawan-kawan urunan untuk biaya notaris. Bukan soal jumlah uang urunan, tetapi spirit kebersamaan yang dibangun.
 "Kami dulu masih muda. Dapet label langsung rekaman langsung tur begitu terus sampai akhirnya ada visi yang gak sepaham makanya kita vakum," jelasnya.
Di sela-sela diskusi, Piyu diminta menyanyikan salah satu lagu. Musisi bernama lengkap Satriyo Yudi Wahono ini memilih lagu Harmoni. Pesan lagu tersebut, kata dia, tentang keseimbangan dalam kehidupan.
Saat menyanyi itulah,  momen haru menyeruak di ruang rapat. Apalagi seisi ruangan ikut bernyanyi bersama. Pemred Malang Post Dewi Yuhana pun mengungkapkan jika sebagian besar jajaran Malang Post Sobat Padi (sebutan fans Padi).
Begitu pula dengan Redpel Malang Post Bagus Ary Wicaksono. "Orang-orang Malang Post ini tumbuh dengam lagu Padi. Kayak zaman pacaran dulu," ungkap Bagus.
Piyu pun bernostalgia dengan Malang. Ia mengungkapkan kesan begitu besar memang ada di Kota Malang. Di awal karirnya, Padi manggung di Universitas Brawijaya (UB). Saat itu ia mengaku sempat nervous. Karena manggung di Malang  yang merupakan barometer musik. "Karena Malang dulu disebut barometer musik Indonesia. Kalau gak bagus main di Malang bisa gawat. Alhamdulillah respon sangat baik," katanya.
Ia menceritakan saat manggung di UB,  mereka membawakan lagu ‘Begitu Indah’ yang belum dirilis. Kala itu, respon penonton sangat baik. Sampai kemudian lagu tersebut menjadi salah satu lagu legendaris yang dikenal seluruh Indonesia. (ica/van)

Berita Terkait