Malang Flower Carnival 2018, Tampilkan Karnaval Kostum Kelas Dunia


MALANG – Even akbar karnaval kostum bertemakan tentang bunga yang masuk dalam 100 even wonderful paling spektakuler di Indonesia akan kembali digelar di Kota Malang. Malang Flower Carnival (MFC) akan digelar pada Minggu (16/9) mendatang, di Jalan Simpang Balapan hingga Jalan Ijen.
MFC merupakan satu dari delapan event yang masuk ke dalam 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia yang digelar sepanjang tahun 2018. Tahun ini, tema Eksotika Bunga Nusantara diambil untuk memperkuat branding Kota Malang sebagai Kota Bunga (Makobu).
“Akan ada lebih dari 200 peserta yang akan ikut dalam MFC dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan pengunjung setiap tahunnya selalu memadati even spektakuler ini. Tahun ini menjadi tahun kedelapan digelar bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang dan MFC,” kata Kabid Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Malang Heri Sunarko kepada Malang Post, kemarin.
 Menurutnya, peserta MFC  dibagi menjadi kategori anak dan dewasa. Peserta kategori anak akan digelar lebih dulu sekitar jam 10.00 bersamaan dengan tampilan band-band yang akan menghibur pengunjung. Kategori dewasa digelar siang hari. Karnaval akan mengenakan busana berukuran besar dan berlenggang di sepanjang Jalan Ijen dan finish di Museum Brawijata.
Jalan sepanjang 800 meter akan menjadi catwalk bagi peserta. Karena pakaian karnaval bertema bunga, sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan, sekitar 60 persen menggunakan bunga daur ulang, sisanya 40 persen bisa menggunakan bunga segar yang banyak ada di Kota Malang.
“Karena ini sudah menjadi even spektakuler di Indonesia, beberapa kepala daerah bakal hadir menyaksikan even akbar ini. Mereka ingin melihat dari dekat even yang sangat luar biasa ini. Busana karnaval sudah dipersiapkan dua bulan sebelumnya oleh MFC,” terangnya.
Melalui event ini, dia berharap dapat memajukan pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara ke Kota Malang. Sehingga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat dan juga pelaku ekonomi kreatif yang terlibat di dalamnya setempat.
“Selain itu, diharapkan okupansi hotel dan tempat penginapan di Kota Malang akan meningkat. Juga akan semakin menguatkan ikon Kota Malang sebagai kota Makobu,” ungkapnya.
MCF yang sudah delapan tahun digelar di Kota Malang juga sudah mendapat banyak prestasi dan pengakuan dunia internasional. Dia menyebut prestasi The Best Performances dalam Parade Budaya Internasional di Moskow tahun 2014, juga penghargaan Best National Costume, Miss Queen Tourism Ambassador International di Kuala Lumpur, Malaysia tahun 2016, festival kebudayaan di Cina Taipe dan negara lainnya.
“Pada tahun 2012/2013 MCF meraih penghargaan utama dan dinobatkan sebagai even karnaval bunga terbaik di Indonesia dari Kementerian Pariwisata Indonesia,” tambahnya. (aim)

Berita Lainnya :