Makota Junjung Tinggi Promoter


MALANG – Semangat Promoter yang dicanangkan Kapolri terus menggema di Polres Malang Kota. AKBP Asfuri SIK MH, Kepala Polres Malang Kota menegaskan peringatan HUT ke-73 Bhayangkara merupakan inspirasi bagi semua polisi di wilayah Malang Kota, untuk semakin giat dan ikhlas dalam mengayomi masyarakat.
“Semangat Promoter kami junjung tinggi dengan spirit HUT ke-73 Bhayangkara. Kami berkomitmen menjadi polisi yang semakin profesional, modern dan terpercaya,” ujar Asfuri kepada Malang Post. Dalam menjalankan tugasnya di Polres Makota, Perwira Akpol angkatan 2000 ini tak lekang mengusung spirit tegas dan humanis.
Tak heran, capaian prestasi Polres Makota di bawah kepemimpinan Asfuri, kian moncer. Pada era Asfuri, manajemen kepolisian di Malang Kota mendapatkan predikat penting dari Kemenpan RB. Polres Makota, mendapatkan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dengan nilai sangat baik.
“Pada era kepemimpinan saya, tahun 2018, Polres Makota memperoleh predikat sangat baik dalam pelaksanaan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK),” sambung Perwira polisi yang didampingi Ketua Bhayangkari Makota Susi Tri Stafi Yani dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.
Selain prestasi di bidang manajemen kepolisian, Polres Malang Kota, juga berhasil mengungkap kasus-kasus besar. Tiga kejahatan menonjol yang berhasil diungkap pada era kepemimpinan Asfuri, antara lain pembunuhan sadis Sugeng Santoso, pelaku mutilasi Pasar Besar Mei 2019. Lewat ketangkasan para petugas polisi, Sugeng ditangkap, sehari setelah penemuan mayat termutilasi di tangga Pasar Besar.
Berkat kesigapan Hunter Makota, Polsek Klojen, Unit Inafis, Unit K-9 dan seluruh anggota jajaran Polres Makota, teror pembunuhan sadis Sugeng, diungkap di bawah komando Asfuri. Ada pula, kasus penangkapan tujuh pelaku pembunuhan jembatan Gadang, April 2019. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Polres Makota membekuk tujuh pelaku pembunuhan tersebut.
Lalu, pada tahun 2018, Satresnarkoba Polres Makota, mengungkap keberadaan kebun ganja, dengan barang bukti puluhan pohon ganja hidup, beserta empat pelaku petani ganja. Berbagai macam ungkap lainnya, juga mewarnai prestasi Polres Makota dalam mengayomi dan menegakkan hukum di wilayah Kota Malang.(fin/adv/lim)