Kisah Sukses Pemred Malang Post, Mulai Dari Nol


MALANG - Meraih mimpi tidak semudah yang diangan-angankan, juga tidak serta merta sejalan dengan apa yang diinginkan. Siapa sangka pula, Hj. Dewi Yuhana yang saat ini menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) Malang Post, dulunya tidak memiliki cita-cita untuk menjadi wartawan, bahkan Pemred seperti saat ini.
“Satu saja dulu keinginan dan mimpi saya. Waktu kerja nantinya, saya ingin tidak berkerja dibelakang meja itu saja,” kata Dewi Yuhana, saat menjadi pemateri berbagi pengalam meraih mimpi dalam Oppo Campus Club di Hotel Shalimar Kota Malang, Minggu (27/1) kemarin.
Ia juga menceritakan, bagaimana awal dari keinginan dirinya untuk bergabung di dunia jurnalistik, meski awalnya tidak memiliki ketertertarikan dengan dunia tulis menulis itu.
Perempuan yang akrab disapa Hana ini menceritakan, saat kuliah dahulu dan aktif di organisasi, seorang kawan anggota organisasinya menunjukkan sesuatu, yakni potongan kliping koran dimana kawannya ini menulis dan dimuat di koran tersebut.
“Kebetulan teman saya ini anggota saya dan saya ketuanya. Dia menunjukkan tulisan opini dia masuk koran. Harapannya mendapat pujian, tetapi saya tidak memberikan pujian itu. Tahu kenapa?, ya karena saya tidak bisa menulis. Sebenarnya saya iri,” kenangnya saat itu.
Ia melanjutkan, darisitu ia mulai tertarik untuk menulis dan mengembangkan ide-ide untuk dapat memerangi ketidakbisaannya itu. Hingga akhirnya bisa bergabung dengan Malang Post. Mencapai impian untuk tidak bekerja di dalam ruangan atau belakang meja.
“Apapun yang menjadi impian selayaknya memang harus dikejar. Tidak serta merta menyerah ataupun berhenti di tengah jalan,” terangnya.
Salah satu mahasiswa UMM yang menjadi peserta talkshow, Indah, mengatakan, jika passion adalah modal yang akan ia pakai untuk mengejar mimpi. Menurut Hana hal inilah yang juga harus dipegang teguh setiap saat dalam perjalanan hidup. Lebih-lebih bagi anak muda saat ini.
“Jangan fokus pada omongan orang. Fokus pada capaian yang sudah diset di otak kalian. Tetapkan impian setinggi mungkin. Jika satu tercapai, raih lagi yang lainnya,” tandas alumnus Gontor ini. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :