Karangan Bunga Kami Bersama Polri Penuhi Balaikota


MALANG - Halaman Balai Kota Malang dipenuhi karangan bunga dukungan Kami Tidak Takut dan bela sungkawa terhadap korban bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya. Sampai Selasa, (15/5) kemarin setidaknya sudah ada 21 karangan bunga sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian warga Kota Malang,  pemerintah,  TNI dan  Polri.
Karangan tersebut sekaligus menyatakan bahwa dalam kasus ini, Polri akan selalu melindungi. ”Turut berduka cita. Selamat jalan pahlawan bangsa. Kami tidak takut. Kami bersama Polri” Itulah salah satu ucapan dari karangan bunga yang diberikan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Malang.
Kepala Bagian Humas, Muhammad Nur Widianto mengatakan, Pemerintah Kota Malang memberikan ruang sebagai bentuk kepedulian serta untuk menunjukkan sikap dan tekad kebersamaan. ”Baik secara institusi maupun mewakili warga kota menyampaikan empati dan simpati terhadap semua korban tragedi yang ada. Surabaya Sidoarjo, pun demikian yang di Marko Brimob,” tegasnya.
Menurutnya, hal tersebut juga sebagai pesan bahwa aparat bersama dengan masyarakat memerangi aksi-aksi teror tersebut. ”Dua pesan moral itu yang kita sampaikan melalui wujud karangan bunga,” katanya.
Selain itu, wujud karangan bunga juga untuk menyuarakan dengan keras rasa kemanusiaan yang menurutnya telah hilang. Ia juga mengharapkan masyarakat  tidak takut dan meyakini bahwa aparat sudah bertindak sesuai prosedur. Serta akan mengambil langkah-langkah dengan tegas. Sehingga diharapkannya kondusifitas Kota Malang yang selama ini telah terjaga dengan baik bisa tetap dipertahankan. ”Tentu semua tidak lepas juga dari kebersamaan semua elemen warga Kota Malang,” tandasnya. (mg6/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :