Jasa Penggilingan Daging Banyak Diserbu Warga


MALANG - Setelah Hari Raya Idul Adha, banyak penggilingan daging diserbu masyarakat.
Di Pasar Besar Malang misalnya, Selasa (13/8) pagi, banyak warga mengantre untuk menggiling daging kurban yang mereka terima.
Pengusaha Selepan Arema, H. Luthfi mengungkapkan, peningkatan permintaan penggilingan daging meningkat hingga tiga kali lipat. Jika pada hari biasanya, ada sekitar 150 orang yang datang per hari, kali ini mencapai 300 hingga 500 orang per hari.
"Alhamdulilah, terjadi peningkatan permintaan penyelepan daging. Kalau hari biasanya, kami menggiling sebanyak 1 kuintal, kali ini mencapai 4 sampai 5 kuintal daging," jelas dia.
Peningkatan permintaan tersebut, lanjut dia dimulai pada Minggu (11/8) lalu, setelah selesai penyembelihan hewan kurban. Semakin hari, banyak masyarakat yang datang untuk menggiling daging yang kebanyakan dikonsumsi untuk kebutuhan pribadi.
"Kebanyakan, masyarakat umum yang datang. Ada yang menggiling bakso hingga daging giling biasa, umumnya untuk dimasak sendiri bersama keluarga," kata dia.
Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut diprediksi akan bertahan hingga dua minggu ke depan. Kebanyakan, warga menggiling daging sapi yang didapat dari penyembelihan hewan kurban. "Kebanyakan memang daging sapi, satu orang bisa sekitar satu sampai dua kilogram," jelas dia.
Senada dengan H. Luthfi, pengusaha penggilingan daging Barokah, Cik Fung juga mengalami hal yang sama. Sejak Senin (12/8), penggilingan daging miliknya banyak dipadati masyarakat. "Kenaikannya hingga tiga sampai empat kali lipat. Kebanyakan, adalah masyarakat umum, bukan penjual bakso," ungkapnya.
Jika setiap harinya ia menggiling sebanyak tiga sampai empat kuintal, dalam momen ini ia bisa menghiling daging sebanyak 8 hingga 10 kuintal. "Satu warga, bisa menggiling hingga 10 kilogram. Kemungkinan akan ramai hingga satu minggu ke depan," lanjut dia.
Salah satu warga Yati Kuswanti menambahkan, ia membawa daging sebanyak dua kilogram untuk digiling dan dimasak. "Saya mau masak sendiri dan menikmati masakan bersama keluarga. Mumpung masih momen Idul Adha, pas untuk berkumpul bersama keluarga" jelas perempuan asal Muharto ini.(tea/aim)

Berita Terkait