Genjot PAD, Pemkot akan Naikkan Sewa Lahan Parkir


MALANG - Permasalahan retribusi parkir di Kota Malang masih men­jadi sorotan utama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Selama ini, penda­patan dari retribusi parkir dinilai masih relatif rendah. Oleh sebab itu, Pemkot akan melakukan sewa lahan untuk mengatasi masalah tersebut.
Dari hasil evaluasi APBD 2018, PAD dari sektor retribusi tahun 2018 ditarget Rp 51,4 miliar, hanya terealisasi sebesar Rp 50,5 miliar atau 98,11 persen. Target tidak tercapai 100 persen.
“Kami berencana melakukan sur­vei potensi pendapatan terkait pero­le­han retribusi tersebut,” terang Wali Kota Malang Sutiaji di sela-sela Ra­pat Paripurna tentang Rancangan Pe­ra­turan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018, Rabu (12/6).
Setelah melakukan survei, Pemkot Malang akan menyiapkan sewa lahan untuk mengatasi permasalahan terkait parkir tersebut. “Sewa lahan itu akan kita harapkan bisa menjadi lonjakan. S­eperti di Surabaya, pendapatan se­wa lahannya tinggi. Kita juga akan mengupayakan itu,” papar Sutiaji.
Sampai saat ini, pihaknya masih be­lum menentukan titik-titik mana saja yang akan dijadikan lahan sewaan. Namun, Pemkot Malang akan terus melakukan upaya maksimal.
“Kalau bicara titik, saya tidak berani. Kami masih upayakan terus menerus, tadi hanya saya sampaikan kalau yang dulunya sewa itu Rp 10 juta akan bisa menjadi Rp 1 miliar,” papar dia.
Terkait permasalahan parkir tersebut, nantinya akan direkap dan akan dija­di­kan salah satu unit usaha pada Peru­sa­haan Umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas). “Sudah ada tiga Peraturan Daerah (Perda), salah sa­tunya berkaitan dengan Perumda Tu­nas, ada yang berkaitan untuk me­nanga­ni masalah parkir,” terangnya.
Sutiaji menambahkan, permasalahan terkait parkir tersebut ditargetkan akan selesai pada 2023 mendatang. “Parkir ini harus kita targetkan selesai di akhir masa jabatan kami pada tahun 2023 nanti. Karena retribusi seluruhnya ada kekurangan sekitar 80 sekian persen. Jadi kita ingin semuanya bisa tuntas,” tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :