Ambrol, Tembok Pabrik Kerupuk Timpa Dua Rumah


MALANG – Hujan deras mulai siang sampai pagi, menimbulkan bencana di Kota Malang. Tembok pabrik krupuk di Kawasan Jalan Kelapa Sawit Gang 10 RT 03 RW 03 Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun ambrol tergerus longsor, Senin (11/2) dini hari.
Tembok samping pabrik krupuk ini ambrol hingga 15 meter dengan lebar 30 meter di kiri kanannya. Salah seorang warga, Amin menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja pabrik yang longsor ini berada di atas kawasan beberapa rumah yang ada di bawahnya.
"Rumah di bawahnya tidak ambruk hanya rusak," kata Amin kepada Malang Post.
Dijelaskannya, dua rumah yang terdampak  milik Nanang dan Suharto.  Pantauan Malang Post, dua rumah ini rusak cukup parah. Karena terkena reruntuhan bebatuan dari atas. Dua rumah terdampak ini mengalami tembok dan teras jebol.
Suharto, salah seorang pemilik rumah terdampak mengatakan, kurang lebih pukul 02.30 pagi tadi ia terbangun karena mendengar suara keras dari depan rumahnya.
"Saya bangun karena seperti ada suara genteng bocor. Lalu saya juga dengar ada suara geser-geser batu. Saya buka pintu depan, langsung ambrol tanah masuk," terang warga Jalan Pisang Candi Barat RW 4 RT 11 ini.
Menurutnya, seketika itulah material bangunan dan batu pelengsengan masuk kerumah. Terasnya pun jebol. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.  warga bersama dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengevakuasi TKP. Dan memasang police line pada lokasi longsor.
Menurut warga sekitar, tembok pabrik ini memang sudah lama bocor tidak kuat menahan air akibat hujan. Edi Suhendro salah seorang warga di sekitar pabrik mengungkapkan, bangunan pabrik sudah terjadi retakan sejak sepekan terakhir.
"Sudah terjadi retakan seminggu ini. Makanya oleh yang punya diperbaiki. Tapi kedahuluan longsor tadi," ujarnya.
Ia menuturkan, sebelum longsor terdengar suara retakan dan terjadi longsor pada bangunan di bantaran Sungai Metro ini. "Awalnya, ada suara kretek - kretek, dan bum longsor langsung terjadi," jelasnya. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :