Tugas Wartawan Itu Nahi Mungkar


BATU - Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Pesantren Rakyat bersama PWI Malang Raya dan Pemkot Batu menggelar Jagong Maton Ngaji Urip di Dusun Macari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (8/2).
Pengasuh Pesantren Rakyat Macari, Ulul Azmi Luthfi dalam sambutannya mengatakan, peringatan HPN bisa terlaksana berkat partisipasi dan dorongan wartawan yang tergabung dalam Ngopi Jurnalis Kota Batu. Kegiatan tersebut bentuk terima kasih pihaknya kepada para jurnalis.
"Ini merupakan ucapan terima kasih kami dari warga Kota Batu karena telah mengemban tugas jurnalisme sesuai dengan kode etik. Sehingga melalui karya mereka masyarakat Kota Batu bisa mendapat informasi yang objektif," ujar Ulul Azmi kepada Malang Post.  
Berbagai rangkaian acara digelar, mulai dari menanam pohon, diskusi ringan terkait tugas jurnalistik, potong tumpeng hingga pertunjukkan pencak silat, dan pertunjukkan musik tradisional yang dilakukan oleh siswa MI Darul Ulum Kota Batu.
Dalam diskusi yang bertema “Tugas Wartawan sebagai Bagian Tugas Kenabian” diisi Direktur Agropolitan Televisi (ATV), K.H Dr. Nurbani Yusuf sebagai nara sumber. Menurutnya tantangan media mainstream saat ini semakin besar. Saat ini semua orang adalah jurnalis di media sosial. Namun yang menjadi pembeda, informasi yang di share di media sosial oleh nitizen tidak dibarengi kemampuan kewartawanan atau kode etik jurnalistik.
“Inilah yang menjadi tantangan media saat ini. Sehingga profesi kewartawanan harus terus ditingkatkan. Jadi tugas wartawan adalah nahi mungkar atau betugas dalam kebaikan dengan memberikan pencerahan informasi. Karenanya,  ketika hoax menyebar dahsyat, posisi wartawan adalah penggembala atau malah sebaliknya ikut-ikutan menyebarkan kebisingan,” urainya.
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Pesantren Rakyat ini. Pasanya baru pertama ini HPN diselenggarakan oleh masyarakat.
"Ini baru pertama kalinya HPN digelar masyarakat. Saya harap ini memberikan semangat bagi jurnalis untuk terus memberikan informasi objektif dan sehat untuk masyarakat,” bebernya.
Dalam kesempatan itu pula, juga dilakukan peluncuran buku karangan dari mantan Sekda Kota Batu, Sundjojo yang berjudul "Ketika Korpri Berpuisi" yang merupakan  sejarah dan biografi dirinya. (eri/aim)

Berita Terkait