Ribuan E-KTP Tak Diambil


BATU - Sebanyak 3400 E-KTP ada di Kantor Dispendukcapil Kota Batu hingga kemarin. Ribuan E-KTP ada sejak 2016 lalu dan belum diambil oleh pemiliknya warga Kota Batu. Dispendukcapil Kota Batumendapatkan data beberapa alasan mereka belum mengambil E-KTP, mulai pindah rumah, kurang pro aktif atau hanya mengambil saat ada keperluan mendadak.
Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Maulidiono menjelaskan, banyak warga Kota Batu telah melakukan perekaman, namun belum kembali mengambil E-KTP yang sudah jadi. "Jumlah tersebut adalah E-KTP dengan perekaman sejak dua tahun lalu. Seharusnya kartu identitas ini sudah diambil warga, namun sampai sekarang masih berada di kantor Dispendukcapil," ujar Maulid kepada Malang Post, Jumat (27/7) kemarin.
Ia menjelaskan, Dispendukcapil jga sudah mengidentifikasi desa/kelurahan dengan warga telah melakukan perekaman namun belum mengambil E-KTP. Mereka antara lain berasal dari Pesanggrahan, Sisir dan Temas. 
E-KTP menjadi hal penting yang harus segera dipegang pemiliknya. Saat ini segala administrasi seperti pembuatan SIM, mengurus BPJS Kesehatan dan urusan administrasi lainnya pasti membutuhkan E-KTP. "Selain itu, saya menginginkan masyarakat tidak punya hak suara dalam Pemilu tahun depan gara-gara tidak mengangoni E-KTP ini," imbuhnya.
Dengan banyaknya E-KTP masih berada di Dispendukcapil, ia menghimbau agar warga segera mengambil. Pengambilan wajib dilakukan pemilik E-KTP karena untuk aktivasi butuh sidik jari.
"Minggu depan, kami membuat surat edaran kepada Pemerintah Desa/Kelurahan agar menginformasikan rekapan E-KTP yang telah tercetak namun belum diambil. E-KTP ini bisa diambil ketua RT/RW sehingga ribuan E-KTP tak lagi berada di Dispendukcapil," pungkasnya. (eri/feb)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :