Pemkot Batu Butuh CPNS Pendidikan, Kesehatan dan Infrastuktur


BATU - Pemkot Batu diperkirakan akan segera menutupi kekurangan 265 aparatur sipil negera (ASN) dengan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebutuhan jumlah ASN itu telah disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (KemenPAN RB).
Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso mengatakan bahwa BKPSDM telah mengirimkan pengajuan kekurangan PNS di Kota Batu. "Sehingga kami hanya menunggu waktu untuk pengumuman dibukanya pendaftaran CPNS di Pemkot Batu. Saat ini tengah dalam pembahasan," ujar Punjul kepada Malang Post.
Kekurangan ASN di Pemkot Batu sebelumnya sudah dibahas dalam pertemuan seluruh Kepala BKSDM oleh KemenPAN-RB. Tinggal menunggu tindak lanjut dari KemenPAN-RB. Untuk Jawa Timur rencananya ada 8 titik untuk pendaftaran CPNS. Salah datunya di Kota Batu. Di mana pendaftaran nantinya melalui sistem computer assisted test (CAT) yang dilakukan secara online. Kemudian disosialisakan ke masyarakat. Kota Batu pemdaftarannya tergabung bersama Kabupaten Malang.
Hal tersebut, sebelumnya juga dikatakan oleh Kepala BKPSDM Kota Batu, Wiwik Sukesi yang baru saja pensiun pada Kamis (7/9) kemarin. "Untuk Kota Batu, sesuai yang ditekankan KemenPAN-RB yang dibutuhkan hanya tiga bidang. Yakni pendidikan, kesehatan dan infrastuktur. Yang diganti hanya pengganti ASN yang pensiun," bebernya.
Ia menjelaskan, dari 265 usulan dari tiga bidang dan menambah usualn di bidang umum. Yakni apoteker dan ahli komouter atau IT. "Kami belum tahu ploatingnya berapa. Karena usulan pengganti bagi PNS yang pensiun dari tahun 2016-2018. Meskipun KemenPAN-RB hanya meminta pengganti tahun 2018," bebernya.
Wiwik menguraikan, dari tiga bidang itu terdiri dari pendidikan, kesehatan dan infrasrtuktur. Untuk pendidikan yang dibutuhkan adalah guru bahasa dan guru olahraga. Sedangkan kesehatan membutuhkan tenaga perawat, bidan, dan apoteker. Di bidang insfrastruktur adalah teknisi, manajemen mesin dan lainnya.
Sementara itu, saat ini jumlah ASN di Kota Batu sebanyak 3.332 ASN. Jumlah tersebut sudah termasuk guru. "Nantinya, dari sekitar 265 ASN yang dibutuhkan. Jika disetujui ada kebijakan dari Presiden bagi Difabel dengan kuota 2 persen dan lulusan dengan gelar cumlaude 5 persen," pungkasnya.(ica/eri/ira/ary)

Berita Lainnya :