Pemandian Baru Diserbu Masyarakat


BATU - Berbagai tempat wisata baru yang dikelola masyarakat terus bermunculan. Terbaru, LA Water Park yang berada di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kota Batu meramaikan obyek wisata air bagi keluarga.
Tempat wisata yang berada di tengah lahan pertanian ini pengembangan dari wisata malam Kampung Lemah Abang (LA). Dengan berada di atas ketinggian sekitar 1000 Mdpl membuat pemandian baru ini diserbu banyak pengunjung.   Yusuf Rianto pengagas Kampung LA mengatakan, setalah membangun Kampung LA dirinya ingin perekonomian masyarakat disekitarnya bertumbuh. Serta mampu beraktifitas hingga malam dengan kegiatan positif dan menghasilkan pundi-pundi ekonomi.
"LA Water Park baru saja dibuka Jumat (7/6) lalu. Alhamdulilah sudah banyak pengunjung yang datang. Khususnya keluarga yang membawa anak-anaknya untuk bermain air," ujar Yusuf kepada Malang Post, Senin (10/6).
Ia menjelaskan, pengembangan wisata pemandian dikarenakan masih sedikit desa yang membuka tempat wisata pemandian. Karena itu ia memiliki ide untuk kemudian dituangkan.
Menurut Yusuf, ramainya wisatawan yang datang karena LA Water Park menawarkan pemandangan pegunungan, alam, pertanian dan Kota Batu dari ketinggian. Sehingga belum lama dibuka rata-rata per hari kunjungan ada sekitar 300-500 orang.
Begitu juga dengan tiket, pihaknya hanya menjual dengan harga Rp 5000 per orang. Dengan harapan semua kalangan bisa berlibur di lahan sekitar 500 meter persegi.
Untuk fasilitas, diungkapnya memang masih minim, diantaranya toilet dan lahan parkir untuk sekitar 50 motor. Serta beberapa gazebo yang digunakan untuk tempat beristirahat dan berteduh.
"Untuk kuliner saat ini kami masih arahkan ke Kampung LA. Untuk pemandian masih dalam proses pengembangan kedepan," imbuhnya.
Anisa (20) wisatawan asal Kota Malang bersama dengan rekan-rekannya mengakui baru pertama ke LA Water Park. Menurutnya tempat tersebut sangat asik dan terjangkau.
"Bagus, ini bisa jadi alternatif wisata di Kota Batu. Selain berenang sepuasnya kami bisa melihat hamparan pertanian dan indahnya pegunungan di Kota Batu," pungkasnya. (eri/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :