Kampung Dolan Kelurahan Sisir, Ajak Anak Main Egrang Hingga Engklek



BATU - Untuk mewujudkan 'Desa Berdaya Kota Berjaya, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata terus mengupayakan kelestarian seni budaya daerah di Kota Batu. Salah satunya melalui even tahunan bertajuk Kauman Festival yang diselenggarakan di Kampung Kauman, Kelurahan Sisir, Kota Batu.
Event yang diselenggaran selama dua hari (4-5/8) ini menampilkan berbagai kegiatan. Mulai dari beragam tarian daerah tiap yang disuguhkan oleh anak-anak dari tiap RT, penampilan komunitas anak-anak berkebutuhan khusus yang tergabung dalam Shining Tuli, permainan tradisional egrang hingga mendogeng.
Pada pembukaan yang dibuka dengan tari rampak dari anak-anak RT 6 RW 9 Kauman hingga sesonderan dari SMPN 8 Batu. Antuias partisipasi masyarakat Kota Batu terlihat sangat tinggi.
Ketua Pelaksana, Fikri Affandi mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Kampung Kauman. Sehingga antusias dari panitia dan masyarakat tinggi.  "Sesuai dengan tema acara, yakni Kampung Dolan. Kami ingin mengajak masyarakat Kota Batu, khususnya anak-anak untuk kembali memainkan permainan tradisional seperti egrang hingga engklek. Serta berbagai kegiatan lain seperti seni tari daerah, penampilan musik dari anak muda hingga lomba daur ulang," ujar Fikri kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja mengangkat tema Kampung Dolan. Karena dengan perkembangan teknologi saat ini membuat generasi muda mulai meninggalkan permainan tradisional. "Karenanya kami ingin anak-anak mengenal berbagai seni, budaya dan permainan tradisional," imbuhnya.
Selain itu, dengan berpartisipasi dalam Kampung Dolan, anak-anak bisa mendapatkan edukasi. Bahkan dalam kegaiatan yang dilangsungkan di setiap penjuru jalanan gang Kauman itu diharapkan akan ada rasa kebersamaan anatara semua masyarakat, baik dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sementara itu, Plt Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya melestarikan kekayaan budaya yang ada di desa/kelurahan di Kota Batu. Tetapi juga untuk menggali, memberi semangat dan wadah bagi anak-anak muda dalam menghasilkan karya di segala bidang.
"Kami ingin dalam Kauman Festival, setiap desa/kelurahan memiliki sesuatu yang khas. Sehingga kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan perekonomian melalui kampung wisata," bebernya.
Apalagi, lanjut dia, akan ada banyak kelompok kesenian, ide dan kreativitas baru bisa muncul. Dengan begitu diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Batu. Selain penampilan seni dan perlombaan tradisional, juga akan dilakukan tebar benih ikan di daerah Kelurahan Sisir oleh Wali Kota Batu hari ini. (eri/han)

Berita Terkait

Berita Lainnya :