Gencarkan Promosi Wisata CBT

 
BATU - Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menjadi prioritas program Dinas Pariwisata Kota Batu, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat hingga 2022 mendatang. Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, usaha-usaha di sektor pariwisata terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan ekonomi rakyat. 
"Konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan langkah efektif untuk menjadikan sektor pariwisata memberikan manfaat optimal kepada masyarakat," ujar Imam kepada Malang Post.
Menututunya, strategi khusus pemberdayaan ekonomi rakyat melalui pariwisata dengan konsep community based tourism (CBT), dengan partisipasi masyarakat secara menyeluruh, baik perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program pariwisata.
Diungkapanya, masyarakat menjadi pemanfaat utama dari kegiatan pariwisata lokal. Selain itu, bisa melakukan penyelenggaraan wisata seperti petualangan, wisata budaya, dan ecotourism. "Tujuannya, selain peningkatan ekonomi potensi alam yang ada bisa dimanfaatkan dan dirawat untuk pelestarian sumber daya alam hingga budaya," tegasnya.
Pariwisata desa berbasis alam juga diharapnya bisa meningkatkan kunjungan wisata setiap tahunnya. Sehingga menjadi penyeimbang dari kunjungan wisatawan yang datang ke obyek wisata buatan yang ada di Kota Batu. Pihaknya selalu berkoordinasi dengan dinas terkait untuk sarana dan prasara seperti akses jalan dan lain sebagainya. 
"Kami tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi kita bersinergi dengan OPD lainnya, seperti pembangunan jalan. Sehingga wisatawan tidak kesulitan untuk mengakses tempat wisata desa berbasis masyarakat," papar Imam.
Pihaknya juga ikut mempromosikan wisata berbasis masyarakat dalam berbagai event promo wisata, salah satunya melalui Majapahit Travel Fair (MTF) 2018. Kegiatan itu diikuti ratusan buyers dari berbagai negara. "Kota Batu menawarkan berbagai potensi wisata yang dimiliki, baik wisata alam hingga buatan dalam event yang dilangsungkan di Grand City Convex Surabaya, 12-15 April 2018 lalu," terangnya.
Ia memaparkan beberapa tempat yang yang disarankan seperti wisata dirgantara paralayang Gunung Banyak, wisata alam Selecta, petik apel Gunungrejo, Coban Talun,  Dino Park serta berbagai potensi wisata lainnya menjadi paket wisata yang ditawarkan Kota Batu. Tujuannya Pemkot Batu ingin adanya peningkatan wisatawan dari mancanegera yang berkunjung setiap tahunnya.
"Terget kita 2018 adalah peningkatan wisatawan mancanegara. Setidaknya dari target 6 juta wisatawan pada tahun 2018, 20 persennya wisatawan mancanegara,” harapnya. (eri/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :