DLH Siap Launching Ojek Online Angkut Sampah


BATU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu kembali membuat gebrakan. Setelah inovasi pembayaran PBB dengan sampah. Pada akhir bulan Maret ini, pihaknya akan segera meluncurkan inovasi ojek online untuk mengangkut sampah secara Gratis.
Kepala DLH Kota Batu, Arif As Siddiq mengatakan, rencana ojek online gratis ini akan diterapkan pada bulan Maret ini. Di mana para petugas ojek online akan mengambil sampah secara gratis ke rumah-rumah penduduk menggunkan motor roda tiga atau Tossa.
"Kami sudah siapkan tiga sepeda Tossa untuk kendaraan ojek online. Nantinya yang bertugas adalah pegawai dari DLH dan tersebar di tiga kecamatan. Batu, Bumiaji dan Junrejo," ujar Arif kepada Malang Post, Minggu (3/3) kemarin.
Ia menjelaskan, untuk teknisnya masyarakat tinggal menghubungi hotline milik DLH yang saat ini sedang dipersiapkan. Sehingga masyarakat tinggal menghubungi dan petugas dari DLH akan langsung datang mengambil. "Untuk jenis sampah memang tidak sembarang. Tepatnya adalah sampah un organik atau sampah daur ulang. Sehingga nanti kami juga akan membelinya kemudian di bawa ke bank tiap kecamatan," bebernya.
Hal tersebut ditanggapi positif oleh Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo yang mengatakan inovasi yang diterapkan DLH bisa menjadi solusi permasalahan sampah di Kota Batu. Bahkan lebih dari itu, melalui inovasi tersebut masyarakat juga mendapat tambahan nilai ekonomis dari limbah sampah.
"Ini sangat positif. Namun sebelum diluncurkan konsep harus matang. Mulai dari kebutuhan apa hingga teknis bagaimana. Jadi haris benar-benar dipikirkan matang. Jangan gebrakan saja terus loyo dibelakang," tegasnya.
Menurutnya, jika ini benar-benar teralisasi, sampah yang selama ini meresahkan masyarakat bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, ada kehadiran pemerintah untuk mencari solusi atas masalah sampah.
"Saya harap pemerintah tidak hanya bicara saja. Harus ada solusi yang memberi manfaat. Sehingga bida dicontoh oleh daerah lain karena telah memberi edukasi dan penyadaran dalam memanfaatkan sampah," beber Cahyo.
Perlu diketahui, beberapa jenis sampah yang bisa diambil gratis dan dibeli oleh DLH adalah jenis sampah plastik, kertas, besi atau logam, serta jenis botol dan kaca. Untuk Jenis plastik : Plastik Bening Bersih/Kotor Rp 1400 per Kg, Plastik Sablon/Bungkus Mie Instan/Rinso Rp 375 per Kg, Kresek Rp 325 per Kg.
Untuk jenis kertas : Buku Tulis Rp 1800 per Kg, Kertas Semen Rp 2850 per Kg, Karton/Kardus Rp 1350 per Kg, Kertas Buram Rp 1200 per Kg. Jenis besi dan logam meliputi : Seng Omplong Rp 850 per Kg, Besi Super Rp 1900 per Kg, Slender Cop/Seker Rp 11500 per Kg, Tembaga Super Rp 41500 per Kg.
Serta sampah jenis botol dan kaca meliputi : Botol Sirup Rp 100 per biji, Botol Kecap Rp 450 per biji, Botol Bensin Rp 900 per biji, Botol Bir Rp 500 per biji, dan Botol Soft Drink Rp Rp 75 per biji. (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :