APBD Bidang Pendidikan Naik Jadi 25,28 Persen


BATU - Pemerintah Kota Batu terus melakukan upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Bentuknya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu tahun 2019 ditingkatkan menjadi sebesar 25,28 persen atau sebesar Rp 252,9 miliar.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si, bahwa APBD untuk pendidikan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 24,59 persen. "Untuk peningkatan SDM, Pemkot Batu tahun ini menganggarkan seperempat APBD-nya di bidang pendidikan," ujar Dewanti kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, dari jumlah APBD itu, memang tak sepenuhnya untuk sarpras, fasilitas, beasiswa hingga insentif. Yakni separuhnya digunakan untuk gaji guru. Di mana jumlah guru berstatus PNS di Kota Batu sekitar 2000 dari 149 lembaga tingkat dasar dan menengah.
Sesuai dengan APBD 2019, untuk bidang pendidikan, angaran tersebut meliputi intensif untuk hafidz dan hafidzah, beasiswa berprestasi tingkat dasar dan menengah, insentif guru ngaji, guru injil, guru hindu dan budha. Serta guru ponpes. "Tak hanya itu, kami juga akan meningkatkan sarpras di sekolah-sekolah seperti rehabilitasi ruang kelas, pengadaan alat permainan edukatif (APE), buku, hingga pembangunan toilet," beber Dewanti.
Untuk pengembangan sarpras tersebut tersebar di 51 paket sekolah di tiga kecamatan. Untuk kecamatan Batu sebanyak 25 paket, Kecamatan Bumiai 15 paket, dan Kecamatan Junrejo 11 paket.
Misalnya di Kecamatan Junrejo, untuk tingkat PAUD peningkatan sarpras dengan rehabilitasi ruang kelas perabotnya 1 ruang, pengadaan APE 3 paket di TK Negeri Pembina, Kelurahan Dadaprejo. Untuk tingkat dasar pembangunan toilet dan sanitasi di SDN Torongrejo 2 satu ruang. Sedangkan tingkat menengah, di SMP Solaiman Deda Beji 1 paket dengan pengingkatan sarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). (eri/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :