Pakde Karwo: RSIS Perkuat Layanan Kesehatan Berkualitas di Jatim

 
SURABAYA - Kehadiran Rumah Sakit Islam Surabaya (RSIS) di Jalan  A Yani 24, Surabaya makin memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan berkualitas di Jatim.  Harapannya RSIS akan makin berkontribusi aktif melakukan upaya promotif dan preventif kesehatan bagi masyarakat Jatim. 
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo saat mendampingi Wakil Presiden RI, Dr. (HC) H. Muhammad Jusuf Kalla meresmikan Graha RSIS di Jalan A Yani 24, Surabaya, Kamis (12/7).
Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, secara struktur, fasilitas pelayanan kesehatan di Jatim sudah sangat lengkap. Di tingkat desa terdapat 5.721 Pondok Bersalin Desa (Polindes), dan 3.213 Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes). 
Kemudian di tingkat kecamatan terdapat 964 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dan 2.720 Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga terdapat 377 rumah sakit (RS) di tingkat kabupaten/kota.
‘’Dari 377 rumah sakit itu, sebanyak 75 persen sudah terakreditasi. Dan dari seluruh  RS di Jatim, 70 persennya adalah RS swasta. Karena itu, kami memberi apresiasi kepada RSIS yang terus meningkatkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat,” katanya.
Pakde Karwo menambahkan, meski fasilitas sudah lengkap diharapkan pelayanan kesehatan di seluruh tingkat, mulai desa hingga kabupaten/kota, bahkan sampai pusat, agar lebih mengutamakan penguatan fungsi promotif dan preventif. Yakni mempromosikan gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit. 
‘’Jadi konsepnya adalah bagaimana agar orang hidup sehat. Bukan mengobati atau menyembuhkan orang sakit (kuratif). Pembiayaan di BPJS sebagian besar adalah di kuratif. Saya pikir konsep JKN akan jebol jika konsep utamanya adalah menyembuhkan orang sakit. Kita harus lebih mengutamakan upaya promotif-preventif,” tambahnya.
Dicontohkan dia, salah satu upaya promotif-preventif adalah menangani gizi buruk.  ‘’78 persen penyebab gizi buruk adalah karena asupan makanan. Jadi kita harus terus melakukan edukasi dan sosialisasi pengetahuan tentang asupan makanan kepada masyarakat,’’ paparnya.   
Di kesempatan yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan apresiasi terhadap kemajuan pembangunan fisik dan peningkatan layanan rumah sakit yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).
‘’Ini RS yang memiliki sejarah panjang dan terus mengalami kemajuan. Karena itu, kami harapkan dengan pembangunan Graha RSIS ini akan melengkapi niat baik dan upaya kita memiliki layanan kesehatan yang Islami,” pujinya.
Wapres Jusuf Kalla (JK) menjelaskan, selain kemajuan pendidikan, untuk menjadi bangsa yang besar, salah satu yang menentukan adalah kemajuan pembangunan di bidang kesehatan. “Jika bangsa ini ingin besar, masyarakatnya harus produktif. Agar bisa produktif  tentu harus sehat. Jadi kita harus bangun kesehatan,’’ katanya.
Ditambahkan JK, perbaikan fasilitas rumah sakit tetap harus dibarengi dengan kesehatan lingkungan serta perilaku masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan lingkungan serta pola hidup yang sehat agar terhindar dari masalah kesehatan. (humasprov/has/adv)

Berita Lainnya :

loading...