Yakin, Bagikan Angpao Datangkan Rezeki | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Yakin, Bagikan Angpao Datangkan Rezeki

Minggu, 26 Jan 2020,

MALANG - Susi Wijaya owner Lotus Reflexiology Massage and Family Spa ini terlahir dari keturunan Tionghoa, namun tidak semua tradisi saat perayaan Imlek ia jalankan. Makan-makan di rumah bersama keluarga besar adalah momen paling indah di saat merayakan tahun baru Imlek.
Perempuan kelahiran Malang, 2 Januari ini memaparkan, dalam tradisi perayaan tahun baru Imlek ada beberapa makanan yang wajib ada seperti jeruk, kue keranjang dan mie sebagai simbol panjang umur.
Imlek adalah festival musim semi yang artinya banyak flora dan fauna berkembang, termasuk tanaman jeruk yang menjadi penanda bahwa musim telah berganti. Namun baginya jeruk yang dimaksud tidak harus jenis mandarin, bisa jenis jeruk apa saja.
"Jeruk atau buah-buahan biasanya dijadikan hantaran atau dibagi-bagikan, selain keluarga juga orang terdekat kita seperti karyawan yang selama ini membantu dalam usaha yang kami jalankan," ujar Susi.
Selain itu, ibu tiga anak ini juga tak lupa untuk berbagi angpao kepada seluruh sanak keluarga. Utamanya yang masih kecil, sekolah dan belum menikah.
Memberikan angpao merupakan tradisi wajib yang harus terus berjalan. Dengan memberi itulah ia percaya akan kembali ke diri sendiri sebagai efek timbal balik. Memberi kebaikan maka yang didapatkan pun berupa kebaikan, begitupun seterusnya.
"Kalau tradisi yang lain tidak ada. Tradisi yang masih berjalan kalau kami pasti kumpul-kumpul sama keluarga, lebih banyak di rumah, kemudian bagi-bagi angpao terus berjalan," tegasnya.
Susi melanjutkan, untuk menjalankan tradisi bagi angpao tidak ada budget khusus. Selain kepada keponakan dan sanak keluarga yang masih sekolah, Susi juga turut memberikan angpao kepada sang anak tanpa perbedaan.
Ibu tiga anak ini menyambut datangnya tahun baru Imlek dengan rasa syukur, sebab tahun sebelumnya telah banyak berkat yang didapat. Khususnya kelancaran dalam segala hal tanpa kendala yang berarti satu pun.
Untuk itu di tahun bershio Tikus yang melambangkan keberuntungan, Susi akan lebih giat bekerja dan fokus terhadap peluang yang ada. Dengan fokus maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan berguna.
"Tapi kalau tidak fokus ya tidak dapat apa-apa, di tahun 2020 ini kita harus bisa mencari peluang apa sih yang sedang booming. Selama peluang tersebut adalah hal yang bisa kita lakukan kenapa tidak diambil," jelasnya.
Di tahun 2020, Susi akan lebih fokus dalam mengembangkan usahanya yaitu membuka cabang Lotus Reflexiology Massage and Family Spa di Lembah Dieng, Barbershop dan Guest House empat lantai dengan fasilitas lengkap termasuk restaurant.
Menurutnya tahap pengembangan saat ini tengah berjalan. Bahkan guest house yang akan dibangun sudah pada tahap pembangunan lantai 3.
"Biasanya kalau Imlek pas hari H hujan artinya membawa berkah, dan sebagian besar orang tua percaya saya hujan doanya akan terkabul, semoga hujan hari ini membawa berkah," terangnya.
Selain merayakan tahun baru Imlek bersama keluarga, awal tahun juga dimanfaatkan Susi untuk saling memaafkan. Menjadi pribadi yang baru serta menjalankan segala sesuatunya dengan lebih baik lagi.
"Harapannya di tahun baru ini semoga tambah lancar, diberi kesehatan, umur panjang dan usaha lancar," tutup ibu dari Monica Christiana ini. (lin/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Linda Elpariyani

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...