Warga Joyo Grand Kesulitan Air Bersih | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 14 Nov 2019, dibaca : 567 , muhaimin, manda

MALANG - Warga Perumahan Joyo Grand Kota Malang berbondong-bondong mendekati truk tangki PDAM Kota Malang, Kamis (14/11). Secara bergantian, puluhan warga mengantre mengambil air. Sebab, selama beberapa hari, mereka krisis air bersih lantaran debit air PDAM di wilayahnya mengecil. Bahkan, dalam waktu tertentu, air sama sekali tidak mengalir alias mati total. 
Salah satu warga RT 07 RW 09 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Mahmud Assani mengungkapkan, kondisi air di rumahnya mati sekitar lima hari lalu. "Namun, saya baru tahu sekitar empat hari ini. Sepertinya, pipa utamanya pecah, karena ada kebocoran air beberapa hari," ujar pria berkacamata ini. 

Baca juga :

Tersapu Angin Kencang, Belasan Rumah Rusak

Sutiaji Belum Tunjuk Direktur Definitf RPH

Dishub Kempesi Ban Mobil Parkir Sembarangan


Dia mengaku, air di rumahnya sama sekali tidak mengalir. Namun, sekitar pukul 02.00 dini hari, mulai menyala. Namun, debit airnya cenderung mengecil. "Saya tiga hari tidak tidur. Nunggu air bangun. Tapi, karena debitnya kecil, air juga tidak bisa penuh," keluh dia. 
Hal tersebut mengganggu aktivitas sehari-harinya, utamanya untuk memasak. Sampai akhirnya, beberapa warga kompak untuk memanggil truk tangki. "Ini akhirnya ambil air dengan bawa ember. Saya angkut sekalian menggunakan mobil," kata dia. 
Sementara itu, warga lain, yakni Nurlia mengaku, debit air di rumahnya mulai mengecil sejak tiga hari lalu. "Namun, mati total baru semalam," papar perempuan berhijab ini. 
Dia mengaku, ketika sore hari, yakni menjelang magrib, mulai mengalir, namun tetap kecil. "Kalau sehari-hari, meski debit airnya kecil, masih bisa mengisi tandon. Namun, karena semalam mati total, jadi kurang airnya. Sehingga, saya mengumpulkan air ini," jelas dia.
Hal tersebut, lanjut dia, mengganggu aktivitasnya sehari-hari. "Sangat terganggu, apalagi saya punya anak kecil. Buat cuci-cuci juga susah," tandas dia.(tea/aim)



Jumat, 06 Des 2019

Hanif Gantikan Arthur

Jumat, 06 Des 2019

Cegah Radikalisme Sejak PAUD

Loading...