Wanita Rusia 16 Tahun Berjalan Seperti Anjing | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 822 , mp, fino

MALANG – Beredar kabar bahwa Rusia memiliki seorang wanita yang hidupnya dibesarkan oleh anjing. Selama 16 tahun, wanita itu hidup layaknya binatang, dan bahkan berjalan seperti anjing. Narasi di media sosial Facebook ini, muncul dan membikin heboh jagat netizen yang seakan haus dengan berita-berita menghebohkan.
“Ini kejadiannya di Rusia, 16 tahun dibesarkan oleh anjing, karena ditelantarkan orang tuanya dari umur 3 tahun, kabar terakhir sudah dinyatakan sembuh dan bisa berkomunikasi layaknya seorang manusia.” Klaim tersebut salah. Tayangan video itu telah muncul di berbagai pemberitaan media tentang wanita Norwegia yang belajar berlari seperti kuda.
Dalam unggahan video berjudul, Unbelievable talent: Horse Woman Ayla Kirstine becomes overnight sensation with her horse gallop, disebutkan bahwa perempuan itu bernama Ayla Kirstine asal Norwegia. Ia bisa menirukan gerak kuda, bahkan bisa melompat tinggi. Berita asli soal ini sudah muncul di www.insider.com.
Berita ini muncul pada 17 Mei 2019 dalam artikel berjudul, ‘A Norwegian woman’s videos have gone viral because of how good she is at running and jumping like a horse’. Berita ini menjelaskan bagaimana Ayla Kirstine menjadi viral lantaran kemampuan yang dimilikinya. Dia tidak hanya mampu menelungkuk seperti kuda, tetapi juga berhasil melompati pagar kayu.
Dengan unggahan ini, dipastikan bahwa informasi soal wanita yang dibesarkan oleh anjing selama 16 tahun, hanyalah hoax semata. Perang terhadap disinformasi masih terus digalakkan di seluruh Indonesia. Terutama, dengan begitu banyaknya para gagap teknologi yang baru melek media, dan tak bisa memilah mana informasi yang valid dan palsu.
Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, Polres Malang Kota memiliki jaringan netizen yang bekerjasama untuk memberantas hoax. Para netizen ini, menyebarkan pesan positif dan dorongan agar selalu cek recek, serta tak serta merta mempercayai informasi di internet.
“Perang terhadap hoax masih terus berlangsung. Sebelum sharing, ada baiknya saring semua informasi,” tutupnya.(fin)



Senin, 09 Des 2019

Imam Masjid Diserang

Loading...