Wangi Wagir Dalam Dupa | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 07 Sep 2019, dibaca : 883 , mp, firman

Wangi dupa menyeruak keseluruh ruangan ketika umat Tionghoa melakukan peribadatan di Klenteng. Dupa merupakan salah satu komponen penting dalam setiap ibadah umat Tionghoa. Tak hanya itu, umat Hindu di Bali juga tak bisa lepas dari Dupa untuk melakukan ibadah.

Wagir, salah satu kecamatan di Kabupaten menjadi salah satu daerah pemasok dupa di Bali dan Lombok. Geliat pekerja pembuat dupa sudah nampak ketika memasuki Desa Bedalisodo.

Tak ayal, jika mendekati hari raya umat hindu ataupun Tionghoa mereka bekerja lembur karena harus memenuhi permintaan pasar hingga 5 ton.

Dengan cara tradisional membuat dupa dengan menggunakan beberapa tusuk bambu lalu di celupkan minyak, lalu di aduk menjadi satu di tumpukan serbuk dupa. Penutup muka dan debu serbuk berterbangan tak membuat mereka berhenti mengaduk serbuk dan bambu untuk diolah menjadi dupa.

Cuaca hujan dan mendung menjadi kendala mereka ketika melakukan penjemuran dupa sebelum di packing untuk siap di kirim ke Bali dan sekitarnya. Tak hanya dengan cara manual, Dengan mesin pencetak dupa yang bisa mencetak dupa lebih cepat.

 Geliat mewangikan wagir dalam dupa sudah mereka lakukan bertahun-tahun. (fit/mp)



Loading...