Wamen ESDM Resmikan Delapan Sumur Bor | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 867 , udi, ira

MALANG - Keresahan warga Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang terkait kekurangan air saat musim kemarau terobati. Seiring dengan adanya sumur bor di Dusun Banyu Urip, Desa/Kecamatan Pagak. Sumur bor dengan kedalaman 126 meter itu telah mengeluarkan air, dan sudah dimanfaatkan warga. Sumur bor ini merupakan bantuan dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).  sumur bor tersebut diresmikan Wakil Menteri (wamen) ESDM  Arcandra Tahar.
Sumur Bor di Dusun Banyu Urip, Desa/Kecamatan Pagak bukanlah satu-satunya bantuan dari Kementrian ESDM, yang membantu Kabupaten Malang dalam mengatasi kekurangan air di setiap musim kemarau. Tapi ada delapan sumur bor bantuan kementrian. Delapan sumur itu tersebar di tiga kecamatan. "Di Pagak ada 4 unit, di Bantur 3 unit, dan Donomulyo 1 unit. Masing-masing sumur dapat mencukupi kebutuhan air hingga 2500 jiwa," kata Arcandra saat memberikan sambutan.
Dia mengatakan, dengan adanya sumur bor tersebut, warga diharapkan tidak lagi kesulitan air.
"Setelah diresmikan ini, warga bisa memanfaatkan secara penuh. Dan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pembangunan sumur bor ini dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Sekalipun pengeborannya cukup lama, tapi dia bersyukur, karena air akhirnya dapat keluar.
Secara spesifikasi, delapan sumur bor tersebut memiliki kedalaman 126 meter. Debit air yang keluar dari masing-masing sumur bor 1,7 liter per detik. "Bantuan sumur bor ini lengkap dengan  rumah pompa serta tandon air berkapasitas 5000 liter," ungkapnya.
Sementara itu, menurut informasi, Kementerian ESDM telah membangun 2.288 sumur bor sampai akhir 2018 tersebar di seluruh Indonesia. Tahun 2018,sesuai data sudah ada  506 unit sumur telah dibangun. Sementara tahun 2019 Kementrian ESDM mentargetkan pembangunan sumur bor di seluruh Indonesia sebanyak  650 unit .
Sementara itu, Bupati Malang H.M Sanusi mengucapkan terima kasih kepada Kementrian ESDM yang memberikan bantuan sumur bor. Sanusi tidak menampik, jika di Kecamatan Pagak, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Donomulyo merupakan wilayah dengan bantuan keras. Batuan kapur membuat wilayah ini tidak banyak memiliki daerah resapan.sehingga begitu musim kemarau, warga pun kesulitan mendapatkan air bersih.
Tapi, Sanusi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malang tidak diam dengan kondisi ini. Bantuan berupa droping air dilakukan setiap hari. "Kami menyediakan 10 unit truk untuk droping air kedesa-desa. Dan Alhamdulillah semuanya berjalan," ungkapnya.
Seiring dengan bantuan sumur bor ini, Sanusi meminta warga untuk dapat memanfaatkan secara baik. Keberadaan sumur bor ini dapat menyelesaikan masalah kekurangan air di tiga Kecamatan di Kabupaten Malang. (ira/udi)



Loading...