Malang Post - Wali Kota Kumpulkan Rektor dan Kasek

Kamis, 02 April 2020

  Mengikuti :


Wali Kota Kumpulkan Rektor dan Kasek

Sabtu, 28 Sep 2019

MALANG - Ada hal menarik pasca aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Malang selama beberapa hari ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengumpulkan Rektor Universitas dan Kepala Sekolah SMA/SMK, Jumat (27/9) . Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengimbau agar para akademisi memegang teguh komitmen untuk menciptakan situasi Kota Malang yang aman dan kondusif.
“Untuk menjaga bhumi arema, komitmen akan dijunjung dan dikuatkan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Kita harus kuatkan sinergi pentahelix untuk menjaga situasi Kota Malang agar tetap kondusif,” terang dia.
Menurutnya, mengeluarkan aspirasi boleh dilakukan. Namun, harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain mahasiswa, ada beberapa siswa SMA dan SMK yang diamankan petugas kepolisian lantaran diduga hendak melakukan demo.
“Untuk itu, kami mengumpulkan semua akademisi, dari rektor dan kepala sekolah. Kami berharap, seluruh elemen bisa memberikan suasana kedamaian agar anak muda tidak mudah ikut-ikutan. Takutnya, nanti dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” urai dia.
Sutiaji juga meminta para rektor dan kepala sekolah untuk memberikan saran agar mereka belajar di kampus dan tetap menjaga kedamaian. Serta melindungi mereka dari serangan hoax.
“Kami meminta agar anak-anak diberi wejangan agar tidak mudah terbawa arus. Yang paling penting, jangan mudah terprovokasi hoax,” ungkap dia.
Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin menambahkan, selama ini, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak kampus untuk memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara.
“Ini untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai pioneer bangsa. Mereka harus mencintai negaranya dan membela bangsanya,” kata dia.
Menurutnya, sebagai negara demokrasi, seluruh masyarakat berhak untuk mengeluarkan aspirasinya. Namun, harus sesuai dengan hukum yang berlaku. “Jangan mudah terpancing emosi. Jangan sampai saling bertikai. Silahkan berdemokrasi sesusia dengan aturan. Untuk mengawal proses demokrasi aman dan damai, kami meminta sinergi dengan seluruh elemen,” tandas dia.
Sementara itu, pada demonstrasi yang terjadi pada Selasa (24/9) lalu, sempat terjadi kericuhan. Lantaran mahasiswa yang demo menggunakan jas merah, banyak yang menduga massa tersebut berasal Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam forum itu, Pembantu Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sidik Sunaryo memberikan klarifikasi.
“Tidak semua mahasiswa yang menggunakan jas merah itu berasal dari kampus kami. Ada mahasiswa dari kampus lain yang menggunakan almamater kami. Tidak hanya UMM yang memiliki jaket merah, banyak juga yang menggunakan,” jelas dia.
Sementara, Kamis (26/9) lalu, pihak kepolisian dari Polres Malang Kota sempat mengamankan beberapa siswa SMK di Kota Malang yang diduga akan melakukan aksi demontrasi. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang, Ema Sumiarti langsung meluruskan hal tersebut.
“Kami sempat melakukan pengecekan. Siswa SMA sama sekali tidak ada, hanya siswa SMK saja. Mereka semua tidak akan ikut demo. Mereka pulang sekolah semua,” terang dia.
Di dalam pemberitaan, sempat tertulis bahwa ada siswa SMK yang membawa senjata tajam. Menurutnya, siswa tersebut baru saja mengikuti praktek kerja industri (prakerin), yakni masak-memasak.
“Kebanyakan dari mereka semua hendak pulang ke rumah. Ketika diamankan polisi, kami langsung menghubungi kepala sekolah dan menghubungi orang tua masing-masing siswa,” kata dia.
Ema menegaskan, siswa SMK yang ada di Kota Malang sama sekali tidak ada yang ingin mengikuti demo. Ketika ditanya terkait poster yang diduga sebagai alat untuk menyuarakan aspirasi mereka, Ema menampik bahwa siswa tersebut berasal dari Kota Malang. “Itu bukan siswa SMK dari Kota Malang, melainkan dari Kabupaten. Saya tegaskan, tidak ada siswa yang hendak mengikuti demo,” jelas dia. (tea/ica/ary)

Editor : bagus
Penulis : amanda

  Berita Lainnya





Loading...