MalangPost | Wali Kota Ajak Warga Ibadah di Rumah

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Wali Kota Ajak Warga Ibadah di Rumah

Selasa, 31 Mar 2020, Dibaca : 432 Kali

MALANG - Kegiatan keagamaan yang mengundang banyak orang akan semakin dibatasi, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Malang.  Inilah yang dibahas Wali Kota Malang Sutiaji bersama jajaran Forpimda Kota Malang dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang di Balai Kota, Senin (30/3) .


Sutiaji menegaskan hal ini untuk menegaskan tindak pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Malang.  Selama ini jika kegiatan kerumuman sudah mulai ditertibkan, kegiatan keagamaan yang mengundang umat dalam jumlah banyak tidaklah dibatasi.
“Dari itu kami juga meminta kerjasama tokoh-tokoh agama agar bisa mendukung program social distancing lebih maksimal. Jika tidak didukung pemuka agama, seperti menunda dulu salat berjamaah dan lainnya,” tegasnya.


Maka, ia meminta tokoh-tokoh agama untuk bisa melakukan penundaan sementara untuk kegiatan agama yang mengundang kerumunan umat. Ia mengimbau hal tersebut kepada tokoh-tokoh agama. Rencananya imbauan ini segera ditegaskan lagi dalam surat edaran yang masih akan disusun.  Imbauan dan arahan ini disusun tim Satgas COVID-19 Kota Malang untuk menekan potensi penyebaran virus Corona, terlebih adanya tambahan positif COVID-19 di Kota Malang.
“Kalau gereja memang sudah tidak ada ibadah bersama karena ditunda. Salat Jumat kan memang tidak bisa ditunda, tetapi bisa diganti salat dhuhur. Kami mohon ke masjid untuk tidak menggelar salat Jumat,” terang Sutiaji.


Atas koordinasi ini akan diatur kembali lebih dalam pada sebuah imbauan berupa surat edaran. Seluruh tokoh agama yang ikut hadir dalam rakor pun juga akan mendukung kebijakan yang akan dibuat.  Surat hasil rakor itu pun langsung disampaikan kepada masing-masing pengurus tempat ibadah melalui surat No. 338/975/35.37.133/2020 tertanggal 30 Maret yang ditanda tangani Wali Kota Malang Sutiaji.


Rakor Bersama FKUB di Ruang Sidang Balai kota ini dihadiri beberapa tokoh agama, seperti Ketua PC NU Kota Malang Dr H Isroqunnajah, M.Ag,  Ketua Dewan Paroki Gereja Katedral Ijen Nugroho Sugi Wijono, Ketua MUI Kota Malang KH Baidlowi Muslich, Kemenag Kota Malang Dr. H. Muhtar Hazawawi M.Ag hingga pemuka agama Kristen dan Konghucu dan lainnya. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina