MalangPost - Waktunya ngRawon di Malang

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Waktunya ngRawon di Malang

Selasa, 07 Jul 2020, Dibaca : 2400 Kali

RAWON. Tidak ada yang tidak kenal. Dia bahkan kerinduan. Klangenan. Tapi juga kebanggaan dan kebutuhan. Disodorkan dalam piring. Bisa terpisah atau menyatu sekaligus, terdiri dari  nasi, kuah, daging, empal, ada yang daging suwir, dilengkapi tempe, telur asin, sambal dan ini: toge. Maka itulah kelezatan yang dirindukan banyak orang. Terutama warga Malang Raya. Dan inilah antara lain tempat-tempat favorit yang dilansir Malang Times.

<!--[if !supportLists]-->1.     <!--[endif]-->Rawon Nguling

Malang memiliki berbagai warung rawon yang khas dan cukup terkenal, salah satu yang paling legendaris adalah depot rawon Nguling. Nama Nguling sendiri berasal dari asal warung rawon tersebut yang memang berada di wilayah Nguling, Probolinggo.

Di Malang, warung ini berada di wilayah pusat kota yaitu di Jalan Zainul Arifin atau biasa disebut orang Malang sebagai wilayah Kidul Dalem. Terdapat dua jenis rawon yaitu rawon biasa dan rawon dengkul

Perbedaan dari rawon ini dengan di tempat lain adalah kuahnya yang cukup ringan namun tetap gurih serta potongan daging rawon yang sangat lembut dan melimpah.

2. Rawon Brintik

Rawon Brintik ada di Malang sejak tahun 1942. Warung rawon ini dapat disebut sebagai yang tertua di Kota Malang. Warung bangunannya tidak begitu mencolok dibandingkan toko-toko yang berdiri di Jalan Ahmad Dahlan, Kota Malang.

Warung Rawon Brintik nampak sangat sederhana dengan bentuk bangunan tua berwarna putih. Namun di balik kesederhanaan itu, warung ini ternyata memiliki keunikan tersendiri dibandingkan warung rawon lainnya di Kota Malang.

Ternyata nama “Brintik” (kerinting) awalnya merupakan julukan bagi penjualnya yang memiliki rambut keriting. Sebutan ini digunakan untuk membedakan rawonnya dengan rawon pedagang yang lain. Warung ini lebih dikenal dengan menu rawonnya yang tidak pernah berubah cita rasanya selama empat generasi.

3. Rawon Tessy

Untuk menjangkau warung Rawon Tessy Anda hanya perlu berjalan sekitar 5 menit dari Stasiun Malang Kota Baru. Tepatnya di Jalan Embong Brantas, Kiduldalem.

Perbedaan rawon Tessy dengan rawon pada umumnya adalah dari segi warna. Rawon Tessy lebih cenderung berwarna kecoklat-coklatan, sedangkan rawon lainnya lebih berwarna kehitaman. Meski begitu cita rasa Rawon Tessy tetap nendang.

4. Rawon Rampal

Sama seperti rawon pada umumnya, Rawon Rampal memiliki cita rasa yang khas pada bumbu kluweknya. Ditambah dengan potongan daging empal yang berasa manis dan kemudian dipadu dengan gurihnya kuah kaldu membuat Rawon Rampal memiliki banyak penggemar fanatik.

Bahkan, mantan Presiden SBY pun setiap kali berkunjung ke Malang selalu menyempatkan untuk mencicipi hidangan racikan almarhum Mbah Syari'ah yang kini diteruskan oleh cucunya, Ninik Wahyuni ini. (*)

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post