Wakil Milenial di DPR, PKS Paling Sedikit, Nasdem Terbanyak | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 06 Sep 2019, dibaca : 642 , Rosida, net

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) melakukan kajian terhadap caleg DPR RI terpilih pada Pileg 2019. PKS merupakan salah satu parpol yang tak meloloskan caleg milineal.

"PKS satu-satunya parpol yang tak meloloskan satu orangpun milenial. Sementara Nasdem tercatat menjadi parpol dengan jumlah milenial terbanyak 10 kursi," kata peneliti Formappi Lucius Karus saat jumpa pers 'Anatomi Caleg DPR RI Terpilih Pemilu 2019' di kantornya, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Kamis (5/9/2019).

Metodologi melalui sumber data dari dokumen resmi KPU (CV dan dokumen lainnya) dengan kategori data generik dan non generik. Kajian ini diharapkan menjadi input bagi partai politik, DPR, Caleg terpilih dan masyarakat.
Adapun jumlah kursi DPR 575 orang dari berbagai partai politik. Pemilu 2019 diikuti 16 partai politik yaitu PKB, Gerindra, Golkar, PDIP, Nasdem, Garuda, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB dan PKPI.

Namun hanya 9 parpol yang memenuhi ambang batas parlemen 4% dari suara sah nasional yaitu, PKB (58), Gerindra (78), PDIP (128), Golkar (85), Nasdem (59), PKS (50), PPP (19), PAN (44), dan Demokrat (54).
"Usia 36-60 tahun mendominasi caleg terpilih 427 kursi (74%), milenial 52 kursi (9%) dan 96 kursi (17%) lainnya berusia diatas 60 tahun. Total 83% dari keseluruhan caleg terpilih berusia produktif," ucap Lucius.
Selain itu, Lucius mengatakan caleg DPR terpilih berpendidikan S1 dan S2, namun ada 16 orang caleg yang sengaja tidak menampilkan keterangan tentang pendidikannya dalam profilnya.

Adapun 16 orang tidak mencantumkan keterangan tentang tingkat pendidikan yaitu Sondang Tiar Debora Tampubolon (PDIP/DKI I), Drs. Muhammad Nurdin, M.M (PDIP/Jabar X), H.Didi Irawadi Syamsuddin, SH (Demokrat/Jabar X), Mochamad Herviano (PDIP/Jateng I), Wastam (Demokrat/Jateng VIII), Krisdayanti (PDIP/Jatim V), Guruh Sukarno Putra, S.AP. (PDIP/Jatim VI), Sri Wahyuni (Nasdem/Jatim VII), Slamet Ariyadi, S.Psi (PAN/Jatim IX), Nur Aeni (Demokrat/Banten II).
Kemudian Ir. H. Nanang Samodra, KA, MSc (Demokrat/NTB II), Anita Jacoba Gah, SE (Demokrat/NTT II), Bambang Purwanto, S.ST, MH (Demokrat/Kalteng), H. Muhammad Nur
(Gerindra/Kalsel II), Hasan Saleh (Demokrat/Kalut), dan H.M Amir Uskara, M.Kes (PPP/Sulsel I).

"Terdapat 16 orang caleg terpilih pemilu 2019 yang sengaja tidak menampilkan keterangan tentang pendidikannya di profil," ucap dia.

Sementara itu, Lucius mengatakan, seluruh caleg terpilih beragama. Lima agama di Indonesia terwakili di parlemen.

"Ini menunjukkan adanya kebhinekaan dalam wajah parlemen kita. Sayangnya tak ada korelasi sebab-akibat antara fakta caleg terpilih beragama dengan kinerja parlemen," jelas dia. (dtk/oci)



Loading...