UU KPK Hasil Revisi Digugat Mahasiswa hingga Politisi | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 19 Sep 2019, dibaca : 441 , muhaimin, muhaimin

JAKARTA - Gugatan terhadap Undang-Undang KPK hasil revisi telah terdaftar di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua MK Anwar Usman mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pengecekan terhadap pasal di UU KPK versi revisi yang digugat mahasiswa hingga politisi.
"Jadi kita lihat nanti apa yang diuji oleh para pemohon," ujar Anwar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/9) kemarin.
Anwar mengatakan MK akan menerima seluruh gugatan yang diajukan terkait pengujian UU. Dia juga menyebut gugatan tersebut akan disidangkan dan diputus oleh MK.
"Pokonya MK bersifat pasif, jadi kalau ada pengujian undang-undang apapun tentu tidak ada kata lain, kecuali ya akan disidangkan. Akan diterima, akan disidangkan dan diputus," kata Anwar. "Mengenai bagaimana isi putusannya atau apa yang diuji, pasal berapa, kita lihat nanti," sambungnya. 
Sementara itu, Anwar memastikan MK akan menjadikan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai tolok ukur dalam memutuskan perkara yang diajukan ke MK. Untuk itu, MK juga akan melihat apakah pasal yang digugat dalam UU KPK hasil revisi bertentangan dengan UUD 1945 atau tidak.
"Batu ukurnya atau alat ukurnya itu UUD, jadi bila sebuah UU diuji, tentu ada dasar pengujiannya pasal berapa dalam UUD. Apakah pasal itu bertentangan dengan UUD atau tidak, kita lihat dalam UUD begitu," ujar Anwar. 
Berdasarkan berkas permohonan yang dilansir website MK, Kamis (19/9/2019), gugatan terhadap UU KPK diajukan oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas. (dtc/aim)



Minggu, 15 Des 2019

Kesempatan Pemain All Out

Loading...