Malang Post - Usai dari Tempat Karantina di Natuna, Langsung Ingin ke Pasar

Selasa, 31 Maret 2020

  Mengikuti :


Usai dari Tempat Karantina di Natuna, Langsung Ingin ke Pasar

Sabtu, 15 Feb 2020

MALANG - Maulida Maghfiroh merupakan salah satu mahasiswa asal Malang yang kembali dari tempat karantina di Natuna. Warga asal Dusun Jatirejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ini langsung dijemput keluarganya di Bandara Juanda, tadi malam.

Ibunda Maulida, Liswati sangat bahagia ketika akan menjemput putrinya itu. Maulida adalah anak sulung dari dua bersaudara pasangan Supardi dan Liswati. Ia kuliah kedokteran di Hubei Polytechnic University. Sebelumnya Maulida berangkat ke Wuhan pada November 2019 lalu.

"Kuliah di sana (Hubei Polytechnic University, red) merupakan pilihan Maulida sendiri. Dia lulusan SMK Farmasi Kepanjen, dan ada kakak kelasnya yang juga kuliah di Hubei Polytechnic University," terang ibu dua anak ini.

Sejak merebaknya Virus Corona, Liswati khawatir terhadap kondisi anaknya. Setiap hari dia terus mencari informasi dan perkembangan kabar tentang kondisi anaknya yang ada di Wuhan. Selain berusaha kontak dengan Maulida, juga mengikuti berita di berbagai media.

Begitu juga dengan kerabat serta tetangganya, yang kerap kali menanyakan kondisi Maulida. Mereka berharap Maulida selalu sehat. Sampai akhirnya, Liswati mendapat kabar tentang kepulangan anaknya. Termasuk dia mendapat kabar bahwa kondisi WNI termasuk anaknya yang ada di Wuhan sehat.

"Rasa khawatir sebelumnya memang ada. Namun setelah mendapat penjelasan bahwa kondisi anak saya sehat, akhirnya lega. Tetangga serta kerabat juga merasa bersyukur sekali," ungkapnya.

Jumat (14/2) malam sekitar pukul 21.00, Liswati berkomunikasi lewat telepon dengan Maulida. Dikabarkan bahwa Sabtu, Maulida akan pulang dari Natuna, tempat karantina melalui Halim Perdanakusumah lalu terbang ke Bandara Juanda.

 "Saya dan keluarga menjemputnya ke Juanda,” ujarnya.

Ada satu permintaan Maulida ketika nantinya sudah pulang dan berkumpul dengan keluarganya. Dia ingin mengajak ibunya pergi ke pasar.

 "Katanya kangen dengan jajan tradisional seperti cenil, lupis dan nasi pecel," tutur Liswati.

Ketika nantinya di Wuhan kondisi sudah kondusif dan wabah Virus Corona sudah teratasi, Maulida dipastikan akan kembali lagi. Karena Maulida harus menuntaskan kuliahnya.

"Kalau sudah kondusif, nanti ya kembali lagi melanjutkan kuliahnya. Namun untuk sementara waktu (sebelum kondusif, red), kuliahnya lewat online,” jelasnya. (*)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Redaksi

  Berita Lainnya





Loading...