Urban Farming Kembali Berprestasi Tingkat Nasional | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 04 Okt 2019, dibaca : 693 , vandri, aim

MALANG - Pemanfaatan lahan yang terbatas untuk budidaya pertanian melalui urban  farming kembali membawa Kota Malang meraih penghargaan Indonesia Awards 2019. Program urban farming selama ini dimotori TP PKK dengan dukungan Bank Indonesia.
Diketuai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, Dewan Penilai menetapkan Kota Malang sebagai pemerintah daerah yang mampu mengembangkan inovasi serta langkah terobosan tiga bidang. Yakni strategi pengendalian inflasi, ketahanan pangan serta penanganan stunting melalui program urban farming modern.
"Keberhasilan ini berkat dukungan serta kolaborasi bersama Bank Indonesia Malang yang senantiasa support dalam memberikan bantuan sarana dan prasarana penunjang program urban farming. Ini juga berkat kerja keras dari Tim Penggerak PKK Kota Malang yang menjadi motor utama sehingga urban farming mampu tersebar merata di 57 kelurahan di Kota Malang,” jelas Wali Kota Malang Sutiaji pada malam penganugerahan Indonesia Awards 2019 di Jakarta Concert Hall I News  (3/10) malam.
Dijelaskan Sutiaji, pada muaranya apresiasi  tersebut dipersembahkan kepada warga Kota Malang. Karena tanpa partisipasi warga, tentu program ini tidak akan bergerak dinamis. Yang membanggakan, sebagaimana diutarakan Wali Kota Sutiaji, sesungguhnya Kota Malang meraih dua penghargaan di 2019, yakni Urban Farming dan satunya diraih Anjas Pramono, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) untuk kategori Tokoh Muda Bangsa. Indonesia Awards 2019  memberikan penghargaan kepada Anjas karena keberhasilannya dalam mengembangkan aplikasi kemudahan bagi kelompok disabilitas.
Anjas yang juga kader NU dan pengurus PMII di UB,  membuat aplikasi bernama Difodeaf, sebuah kamus bahasa isyarat. Aplikasi ini diganjar medali emas dari University of Malaysia pada 2018.
Sementara itu, Azka Subhan, Pimpinan BI Malang, saat hadir mendampingi wali Kota Malang menambahkan, BI Malang komitmen mendukung program-program Pemkot Malang. "Urban farming bertepatan sejalan pula dengan misi kami, khususnya berkaitan dengan strategi pengendalian inflasi daerah. Bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, kami memandang urban farming merupakan langkah inovatif. Selain pendampingan program, BI juga memberikan dukungan bibit dan pupuk," ungkap Azka.
Indonesia Awards yang diselenggarakan oleh salah satu grup media nasional tersebut, telah menempatkan dan memberikan penghargaan untuk yang ke dua kalinya bagi kota Malang. Tahun 2018 lalu, penghargaan diberikan atas program ekonomi kreatif digital.   
Ajang Indonesia Awards 2019 dihadiri sejumlah menteri dan tokoh nasional. Tampak hadir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri Perhubungan Budi Karyadi, Menkominfo Rudiantara, Men PAN RB, Syafruddin, Kabulog Budi Waseso, Ketua KPU RI Arif Budiman serta mantan Menhan era Gus Dur Mahfud MD.
Hadir pula mendampingi Wali Kota Malang menerima penghargaan Indonesia Awards 2019,  Sekkota Wasto, Kepala Dinas LH Rinawati, Kadiskominfo Tri Widyani, Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji yang disertai Tim Urban Farming Kota Malang dari TP PKK Kota Malang. (aim/van)



Loading...