Upacara HUT ke-74 Jatim, Dimeriahkan Aksi Paralayang dan Pameran Alutsista - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 12 Okt 2019, dibaca : 516 , udi, net

SURABAYA - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (12/10/2019), berlangsung meriah. Beragam hiburan dan kejutan memeriahkan upacara yang bertema "Nawa Bhakti Satya untuk Jawa Timur Maju Sejahtera".
Misalnya saja saat pembukaan upacara diwarnai dengan atraksi paralayang milik TNI Angkatan Udara. Sekitar 6 paralayang itu membawa beragam spanduk ucapan selamat ulang tahun untuk Provinsi Jawa Timur.
Selain atraksi paralayang, juga ada penampilan dari 600 anggota paduan suara yang terdiri dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Pemprov juga berlokaborasi untuk menampilkan armada-armada alutsista, di mana masyarakat dapat bebas menikmati alutsista perang milik TNI dan Polri. Kemudian, sendratari pelangi Jatim yang merupakan kolaborasi dari berbagai daerah. Di antaranya, Banyuwangi, Bojonegoro, Bangkalan, Kota Kediri, dan Malang.
Pada peringatan HUT Provinsi Jatim ini, Gedung Negara Grahadi juga dihias dengan beragam hasil pertanian. Mulai dari pisang, jeruk, mangga, dan buah-buahan lainnya serta sayuran. Bermacam bunga juga ikut menghiasi setiap sudut gedung dan halaman.
Sebelumnya, Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Provinsi Jatim mengatakan upacara kali memang dibuat meriah agar bisa dinikmati masyarakat. Jadi, tidak hanya sekadar upacara tapi juga bisa ditonton."Sekarang sudah kita susun persiapan-persiapannya, karena ini agak berbeda dengan tahun kemarin. Ornamennya lebih banyak, sengaja untuk menghibur. Jadi agar upacara tidak hanya sekadar upacara, tapi juga bisa ditonton," kata Heru.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT Provinsi Jatim ke-74 untuk pertama kalinya. Khofifah Indar Parawansa mengatakan, apa yang dijalankannya tak luput dari konsep suistanable development atau berkelanjutan dari kepemimpinan sebelumnya. Termasuk program Nawa Bhakti Satya.
Program itu berjalan tidak lepas dari persetujuan Soekarwo kala itu saat menjabat sebagai Gubernur. Salah satu yang mendapat persetujuannya adalah program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) masuk dalam APBD 2019. "Inovasi harus dilakukan progresivitas untuk bisa merespon percepatan perubahan yang juga harus kita lakukan. Tetapi bahwa yang lama yang baik itu, kita akan tetap lakukan dan yang baru yang lebih baik itu kita akan ambil," kata dia.
Dua Gubernur Jatim periode sebelumnya turut hadir dalam upacara tersebut. Di antaranya, Imam Utomo Gubernur Jatim periode 1998-2008 dan Soekarwo Gubernur Jatim periode 2009-2019. Upacara juga diisi pemberian penghargaan kepada anggota Forpimda dan masyarakat atas prestasi dan terobosan inovasinya. Setelah upacara selesai, acara berlanjut dengan acara resepsi dan tasyakuran di Gedung Grahadi. Sedangkan pada Minggu (13/10/2019) malam, dilanjutkan dengan pesta rakyat di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. (ss/ra/udi)



Loading...