Unmer Kupas Industri 4.0 dan Society 5.0 - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 14 Okt 2019, dibaca : 291 , rosida, asa

MALANG - International Conference Of Graduate School On Sustainability (ICGSS) sukses dihelat di Unmer Malang. Agenda kali ini adalah yang keempat dan digelar di Gedung PPI lantai 3 Kantor Pusat. Lebih dari 200 partisipan mayoritas kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi yakni mahasiswa S1, S2, S3 dan dosen berpartisipasi dalam kegiatan ini.
ICGSS 2019 berlangsung selama selama dua hari, (11-12/10/19). Hari terakhir diisi Prof. Normah Omar (Universitas Teknologi Mara, Malaysia), Prof. Jhonny Jernias, Ph. D, (Universitas Simon Fraser Kanada), Prof. Dr. Nazief Nirwanto, MA. (Unmer Malang).
Dalam ICGSS kali ini disebutkan ada lima delegasi dari empat negara yang diundang untuk mempresentasikan hasil penelitian ataupun karya ilmiah mereka. Lima delegasi tersebut yakni berasal dari Jepang, Malaysia, Rusia dan Thailand.
Ketua panitia Dr. Diana zuhroh, M. Si., Ak., CA. Mengatakan, ICGSS tahun ini lebih menekankan pada tema sustainability studies in the industry 4.0 and society 5.0. Sehingga sebagaimana dalam kehidupan manusia tidak bisa lepas dari teknologi mesin dan digital.
“Industri 4.0 dan society 5.0 sudah termasuk era saat ini, dan sekarang juga semuanya sudah berubah. Sehingga Karya ilmiah sudah semestinya masuk pada era saat ini,” ujar Sapaan Diana kepada Malang Post.
Diana yang sekaligus Ketua Program Magister Akuntansi pascasarjana Unmer ini menjelaskan, bahwa tema ini agar menginspirasi dunia pendidikan. Banyak pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di Indonesia.
"Tentu saja pendidikan perlu menyokong kebutuhan masyarakat agar sejahtera dan optimal dalam kehidupan,” jelasnya.
Diana berharap agar ICGS yang digelar Unmer Malang ini mampu menyumbang karya ilmiah yang berkualitas dan mengharumkan nama bangsa.
Sementara itu, salah satu partisipan dalam Seminar Internasional Diyah Sukanti, mahasiswa S3 Ilmu Ekonomi Unmer Malang mengaku mendapat banyak ilmu dari konferensi ini. Menurutnya penelitian-penelitian akan terus bermunculan sehingga hal ini akan menjadi sebuah referensi studi dalam menentukan tema sebuah penelitian di era saat ini.
“Saya berharap Unmer Malang sering mengadakan acara seperti ini agar dapat menjadi wadah mahasiswa, terutama  kewajiban mahasiswa dalam mempresentasikan hasil karya ilmiahnya,” pungkas Diyah. (mp4/oci)



Loading...