Unjuk Gigi dalam Divisi | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 10 Des 2019,

JADI Ketupel emang keren sih, tapi tanggung jawabnya gede lo gaes. Kalian yang ada di divisi pun gak kalah keren kok. Tugasnya sama-sama berat. Jangan remehin mereka yang ada di divisi konsumsi, tanpa mereka kalian bakalan laper seharian. Divisi publikasi juga kelihatannya tugasnya ringan, tapi ketika sudah ada berlangsung mereka lah yang paling heboh...hehee

Nah gaes, bagi kalian yang biasa berorganisasi tentu gak asing dengan bermacam-macam divisi yang ada dalam kepanitiaan. Memilih divisi alangkah baiknya dapat menempatkan diri dalam kepanitiaan sesuai dengan kemampuan diri. Karena penting untuk kelancaran bersama, ketika mengadakan suatu acara yang dikelola secara kolektif tentunya.
“Biasanya aku milih divisi tergantung sama passion dan jobdesc yang benar-benar cocok sama aku juga. Dari pengalaman, aku biasanya milih yang kerjanya simpel atau yang koordinatornya udah kenal gitu. Jadi kerjanya bisa lebih enjoy juga,” terang Christian Noven Genzier asal SMAN 3 Malang ini.
Dengan mengikuti suatu divisi dalam kepanitiaan yang sesuai dengan passion atau kapasitas diri, memang membuat banyak hal bisa terlaksana dengan menyenangkan. Karena bakal dikelilingi oleh orang-orang dan tugas-tugas yang tidak asing utuk dijalani.
 “Lebih ngeblend sama anak-anaknya juga sih, karena kita punya keahlian yang sama di bidang divisi itu. Misalkan anak yang gemar fotografi, bisa ikut divisi pubdok yang isinya pasti sesama fotografer. Disana kita bakal menemukan teman-temann dan pengalaman baru di comfort zone kita juga!,” tegasnya.
Senada dengan Noven, Genzier asal SMAN 4 Malang lebih memilih divisi kepanitiaan yang sesuai dengan hobi. Dirinya yang memang gemar mengikuti kegiatan-kegiatan selain di bangku kelas gitu, serta senang ketika berinteraksi dengan orang banyak dan baru dalam lingkungannya. Sehingga ketika memilih divisi dalam kepanitiaan, ia memilih yang tidak jauh-jauh dari hal itu.
“Sebenarnya milih sesuai sama passion sih, kalau aku kan suka berhubungan sama banyak orang, jadi kalo daftar kepanitiaan, pasti pilih divisi humas. Tapi, aku nggak pernah nyesel sama sekali, karena kalaupun milih divisi yang beda sama keinginan ku, itu bakal jadi pelajaran dan pengalaman baru buat aku,” terang Zevanya yang juga menjadi finalis Putri Kartini Malang Post 2018 ini.
Lalu ada juga nih, Genzier asal SMAK St. Albertus Malang, Elisabeth Maranata yang pernah kebingungan untuk menentukan divisi dalam kepanitiaan yang sesuai dengan dirinya. Akan tetapi, dirinya selalu mencoba memberanikan diri untuk memilih divisi-divisi di luar zona nyamannya. Dan terkadang ia merasa hal-hal yang dikira menakutkan, ternyata setelah dicoba tidak seseram yang terdapat dalam bayangannya. Terkadang juga malah bisa nyaman, walaupun awalnya hanya sekedar coba-coba loh.
“Awalnnya aku waktu itu masih nggak tahu kemampuanku. Akhirnya aku memutuskan memilih divisi publikasi, karena motivasi aku ikut kepanitian adalah menambah rasa percaya diri aku dan aku merasa divisi publikasi ini cocok dengan motivasi aku. Karena tugas divisi adalah menarik orang dan memperkenalkan acara, sehingga sebagai anggota divisi publikasi kamu harus punya rasa percaya diri untuk berinteraksi dan menarik orang lain,” jelasnya.
Dengan mengikuti berbagai kegiatan kepanitiaan di luar bangku kelas, bisa menambah relasi maupun mengasah softskill yang dimiliki loh. So jangan lewatkan kesempatan untuk menempa diri baik di lingkungan sekolah atau kampus. Pasti berguna kedepannya sebagai modal di masa depanmu! (*/oci)

Editor : Rosida
Penulis : Genzi



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...