Unisma Serius Kembangkan Badan Usaha | Malang POST

Kamis, 27 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Unisma Serius Kembangkan Badan Usaha

Kamis, 05 Des 2019,

MALANG - Resmi dilantik sebagai ketua umum Yayasan Unisma, Prof. Dr. H. Yaqub Cikusin, M.Si mencanangkan enam program untuk membawa kampus lebih maju. Yakni mendorong kemajuan universitas dalam rangka menuju internasionalisasi, penyatuan lahan dan legalisasi, mengembangkan Politeknik Unisma, Pengembangan Rumah Sakit Unisma menjadi Rumah Sakit Pendidikan, mengembangkan SMA Islam Nusantara, dan mengembangkan badan usaha.
Keenam program tersebut menjadi prioritas yang dijalankan bersamaan demi menghadapi persaingan global di masa mendatang. Langkah Unisma mewujudkan internasionalisasi atau world class university melalui jalinan kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia maupun luar negeri serta pembukaan program studi baru.
“Sedangkan penyatuan lahan memang kami baru membeli tanah degan luasan yang cukup besar, tetapi dari segi legalitas belum menyeluruh sehingga segera akan kami bentuk tim untuk percepatan sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kampus II,” ujar Prof. Yaqub.
Yayasan ini juga berkomitmen mengembangkan Politeknik Unisma dengan menawarkan tiga prodi yaitu Teknologi Mesin, Teknologi Listrik, serta Teknologi Rekayasan Komputer dan Jaringan. Di tahun pertamanya politeknik ini sukses memantik minat masyarakat, terbukti saat ini sudah ada sekitar 600-700 mahasiswa.
Lebih lanjut, komitmen menjadikan RS Unisma sebagai rumah sakit pendidikan juga tengah digencarkan melalui beberapa aspek termasuk menyempurnakan bangunan dari 7 lantai menjadi 9 lantai. Bahkan dana pembangunan ini telah tersedia dengan besaran subsidi Rp 100 miliar
“Yang masih kurang adalah pengembangan SMA Islam Nusantara karena jumlah siswanya saja masih kurang. Sedangkan untuk badan usaha kami sudah memiliki beberapa tinggal mengembangkan produktivitasnya, yang terbaru nantinya kami akan membangun hotel 9 lantai,” urainya.
Prof. Yaqub berharap kepemimpinannya tersebut dapat membawa Unisma lebih mandiri, berkembang dan progresif sehingga kedepan tidak bergantung kepada kondisi mahasiswa dengan adanya banyak badan usaha yang produktif. Agar menjadi laba nirlaba, artinya tidak boleh dibagi agar tetap bergulir menjadi modal demi pengembangan Unisma yang berkelanjutan.
Sementara itu, Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si, juga berharap badan usaha Unisma semakin bergairah, maju dan berdaya saing. Khususnya apabila Politeknik Unisma berhasil keluar dari lingkungan lahan sekarang ini dan mampu berdiri sendiri tahun 2020. Politeknik menjadi wajah baru serta tidak lagi terbayang-bayang dengan kebesaran Unisma.
“Apabila itu tercapai Politeknik Unisma akan mampu berdaya saing. Era sekarang adalah era otonomi, pendidikan yang akan datang mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi kemandirian akan diberikan, berbagai macam regulasi yang rumit juga akan dipangkas,” tandasnya.
Begitupun juga dengan Unisma diharapkan memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi untuk membawa badan-badan yayasan mampu bersaing. Selain itu, juga diperlukan inspirasi-inspirasi untuk mengembangkan percepatan tersebut. (lin/oci)

Editor : Rosida
Penulis : Linda

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

Loading...