Unisma Didik Mahasiswa Jadi Job Creator

Senin, 21 Oktober 2019

Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 534 , rosida, asa

MALANG - Tim Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Universitas Islam Malang (Unisma) membuat serangkaian proyek untuk mendorong para mahasiswa dalam mengasah kemampuan berwirausaha jangka panjang. Proyek tersebut juga sejalan dengan transisi Unisma beberapa tahun mendatang, dari Reserch University menjadi Entrepreneur University.
Salah satu anggota tim tersebut, drh. Nurul Humaidah M. Kes, menjelaskan bahwa PPK Unisma telah memulai serangkaian proyeknya sejak dua bulan lalu yakni pada bulan Juli. Menurutnya, PPK juga akan bersinergi dengan Program Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubasi Bisnis (P2KIB) yang sudah dimiliki oleh Unisma untuk menjaring bibit mahasiswa Unisma yang memiliki minat besar untuk menjadi seorang wirausahawan.
"Kita akan bersinergi dengan P2KIB dan Kemahasiswaan. Intinya kita mulai mencari embrio (bibit, red), melakukan inkubasi (pelatihan dan penguatan bisnis, red), hingga meluluskan mereka jika sudah memenuhi sejumlah kriteria. Ini program jangka panjang untuk masa depan para mahasiswa sebagai sosok entrepreneur sukses," jelas Nurul pada Malang Post.
Program dari PPK sendiri juga berambisi untuk mendorong mahasiswa untuk menjajaki bidang kewirausahaan, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi lingkungan di sekitarnya. Bidang apa pun, baik itu bisnis makanan, fashion, percetakan, maupun bidang-bidang lainnya, semua akan didukung melalui program-program yang telah diagendakan oleh PPK.
"Harapan kita, nantinya ketika lulus, mahasiswa Unisma tidak lagi hanya menjadi job seekers, namun harus sudah bisa menjadi job creators. Karena sudah menjadi tuntutan bagi generasi sekarang untuk mengambil peran lebih besar di masyarakat," lanjutnya.
Lebih lanjut, melalui PPK, para mahasiswa Unisma yang terpilih berdasar pada minat bisnisnya berhak mendapatkan sejumlah wawasan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berwirausaha. Salah satunya melalui seminar yang menghadirkan founder Coklat Klasik yakni Martalinda Basuki hingga produsen pembuat abon. Namun tak hanya itu, mereka nantinya juga berkesempatan menambah wawasan dengan mengikuti magang baik itu di bidang wirausaha milik Unisma maupun pihak luar.
"Sudah ada yang magang di UD. Jatimulyo Blitar terkait dengan pemeliharaan ayam kalkun selama seminggu, pembiayaan penuh dari PPK. Untuk selanjutnya, ketika kembali ke sini, mereka harus sudah bisa bagaimana cara pengelolaan hingga bisnis produknya," tandasnya.
Rencana selanjutnya, terdapat mahasiswa yang akan dikirim ke Jember untuk mengikuti magang pelatihan pengolahan biji coklat, hingga sampai pada mendalami prospek bisnis ke depannya. Selebihnya, mahasiswa lain diberikan keleluasaan untuk mengikuti pelatihan magang di unit-unit fasilitas kewirausahaan Unisma.
"PPK sendiri menguatkan program-program lain di Unisma dalam bidang kewirausahaan bagi mahasiswa, targetnya dari Dikti ada lima orang yang akan jadi wirausahawan secara konsisten. Sedang dari PPK Unisma menargetkan setidaknya sepuluh tim bisa sukses membuat perencanaan bisnis, sehingga berkesempatan untuk mendapat pembiayaan dana bergulir dari Dikti," ujarnya.
Perlu diketahui, PPK merupakan salah satu program dari Kemristek Dikti dalam mendorong mahasiswa menjadi wirausahawan. PPK memberikan sejumlah dana pada tim dosen di perguruan tinggi untuk memperkuat kemampuan berwirausaha bagi mahasiswanya.
Tim PPK Unisma terdiri dari tiga dosen yakni drh. Nurul Humaidah M. Kes (Dosen Peternakan),  Ir. Farida Syakir, MP (Dosen Pertanian), dan Afifudin, SE, M.S.A, Ak (Dosen FEB). Mereka sendiri merupakan dosen yang telah memiliki berbagai macam latar belakang di bidang kewirausahaan, disamping menjadi dosen di perguruan tinggi.
"Sebelum tergabung dalam PPK ini, tim kita sudah beberapa kali terlibat dalam sejumlah proyek pengabdian masyarakat. Kebetulan punya pandangan yang sama, akhirnya kita mengajukan proposal untuk PPK dari Kemristek Dikti," kata anggota tim lainnya, Ir. Farida Syakir, MP.
Terakhir, setelah serangkaian penguatan kemampuan bisnis yang telah mereka dapatkan. Nantinya, PPK akan menggelar lomba perencanaan bisnis bagi para mahasiswa tersebut. Bagi mereka yang berhasil merancang perencanaan bisnis paling baik akan mendapat dana modal bergulir.
"Lomba tersebut harus digelar tahun ini, perencanaan yang terbaik yang akan menang. Nanti juga setiap tim akan kita anjurkan untuk beranggotakan mahasiswa yang beda angkatan. Agar pengetahuan mereka bisa regenefatif terus-menerus di Unisma," tutupnya. (asa/adv/oci)



Loading...