MalangPost - UMKM Kerajinan Kehilangan Penghasilan

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

UMKM Kerajinan Kehilangan Penghasilan

Senin, 30 Mar 2020, Dibaca : 9915 Kali

BATU - Virus Corona membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerajinan di Kota Batu mengalami penurunan omset. Mereka juga  tidak bisa mengirimkan hasil kerajinan di luar daerah. Hal tersebut dirasakan oleh pengusaha kerajinan yang ada di sepanjang Jalan Ir Soekarno Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.


Pengusaha kerajinan bunga hias, Wahyudi Irawan ketika ditemui Malang Post di toko kerajinannya mengaku tak bisa mengirim barang ke luar daerah. Hal tersebut karena adanya imbauan dari pemerintah pusat dan daerah Kota Batu untuk tidak keluar daerah. Kata dia, imbauan tersebut memang mencegah Covid-19 di lingkungan masyarakat, tapi merugikan dari sisi ekonomi untuk perajin maupun UMKM yang berjualan.


Lebih lanjut lelaki asal Solo tersebut menambahkan, biasanya barang-barang kerajinan , seperti vas Bunga dan bejana setiap harinya dikirimkan ke daerah Bali, Jogjakarta dan daerah Sulawesi. Dia mengunakan tranportasi darat atau ekspedisi ke sejumlah daerah terdekat se pulau Jawa serta luar pulau Jawa.
“Omset kami untuk sekarang sangat menurun sekali, apalagi dengan menurunnya pesananan hasil kerajinan dari luar daerah. Tapi, kami tetap mematuhi imbauan dari pemerintah untuk sementara waktu tetap bersabar agar covid-19 bisa cepat selesai dipulihkan,” tambahnya.


Hal senada juga disampaikan pengusaha kerajinan alumunium Ahmad Mutolif. Katanya, banyak barang-barang pesanan dari luar daerah yang masih belum dikirim karena adanya imbauan dari pemerintah pusat maupun daerah, untuk menghentikan semua aktivitas pengiriman barang demi mengurangi adanya virus corona.
“Memang barang-barang kerajinan tidak mudah rusak, tapi karena adanya pembatasan pengiriman barang-barang ke luar daerah juga bisa mengurangi omset penghasilan kami,” harapnya.


Pemilik Toko Sinar Graha  berharap agar wabah Covid-19 tersebut bisa secepatnya diatasi. Supaya semua UMKM bisa kembali normal. Serta semua aktivitas pengunjung wisata di Kota Batu bisa ramai kembali.
“Karena apabila wabah corona sudah kembali normal tentunya Kota Batu juga akan banyak kedatangan para wisatawan dari luar daerah. Yang itu menjadi pembeli barang kerajinan juga ketika berlibur di Kota Batu,” pungkasnya.(mg2/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Redaksi