MalangPost - UMKM Harus Tetap Berkembang di New Normal

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

UMKM Harus Tetap Berkembang di New Normal

Jumat, 05 Jun 2020, Dibaca : 5427 Kali

MALANG - Di tengah pandemi Covid-19, UMKM di Malang harus tetap berkembang. Meski banyak usaha industrial yang merumahkan karyawannya. Penguatan UMKM dilakukan BI Malang dengan menggelar workshop UMKM On Boarding 2020 secara daring beberapa waktu lalu.


 Dalam workshop itu mengulas banyak materi mulai akses keuangan, penyusunan laporan hingga teknik pemotretan agar produk mampu menarik customer. Peserta terdiri dari 35 UMKM binaan dan mitra di wilayah kerja BI Malang.Ddari segi keuangan memperoleh materi seputar Penyusunan Laporan Keuangan oleh Dosen Vokasi UB Mufarrohah, SE., AK. MSA., CA, Akses Keuangan Bagi UMKM oleh Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri dan Skim Kredit UMKM oleh Analis Kredit BNI UB Malang M. Bayu Dhirgantara.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UMKM dalam pembentukan Brand Awareness produk," kata Kepala Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho.


Dijelaskannya, para peserta diharapkan mampu membuat laporan keuangan  dan memiliki akses ke perbankan. Dapat meningkatkan pemasaran maupun penjualan melalui media online di tengah pandemi Covid-19 agar terus berkembang pada bisnis yang telah dijalankan.


Peserta juga memperoleh materi tips jitu pemasaran dan pengemasan produk UMKM yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis UB Malang & Founder Jagoan Indonesia Dias Satria, Ph.D, teknik pemotretan produk dari Niko Nurdiansya dan menghimpun pelanggan di Tokopedia oleh Clara D.N Prastika dan tim.
Peserta workshop turut didampingi oleh 10 orang volunteer dari mahasiswa berbagai universitas di Kota Malang untuk memudahkan implementasi dari materi yang diberikan.


Azka memaparkan workshop daring ini merupakan kegiatan lanjutan dari Sosialiasi UMKM On Boarding yang diselenggarakan pada Februari 2020 lalu. Selama ini BI Malang telah mendukung UMKM untuk terus mengembangkan bisnis, menembus pasar internasional serta dapat memanfaatkan platform digital (marketplace).
"Penjualan melalui platform digital diharapkan menjadi salah satu solusi bagi UMKM untuk terus dapat memasarkan produknya dan bertahan pada saat kondisi pandemi ini," paparnya.


Perlu diketahui bahwa UMKM diakui sebagai salah satu penopang perekonomian yang kuat. Di Indonesia, sektor UMKM juga memiliki peranan strategis dalam mendukung perekonomian Indonesia baik dari sisi jumlah usaha, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan ekspor.
"Diperlukan komitmen dan dukungan dari berbagai pihak guna membantu UMKM agar mampu terus berkembang dan bertahan khususnya di tengah pandemi Covid-19," tutup Azka. (lin/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Linda Elpariyani